Abstract :
Penelitian ini menggunakan metode analisis framing dengan mengangkat perangkat
analisis dari Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki. Teori yang digunakan adalah teori ? teori
dari 4 unsur elemen yang dijelaskan Pan dan Kosicki yaitu: Sintaksis( cara wartawan menyusun
berita ), Skrip( Cara wartawan mengisahkan berita ), Tematik( cara wartawan menulis berita )
dan Retoris( cara wartawan menekan fakta ).
Data ? data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber pada data primer yaitu berita
yang dimuat mengenai SARA Pilgub DKI Jakarta 2012 di situs berita online Okezone.com dan
Vivanews.com mulai tanggal 19 Juli 2012 sampai 19 September 2012.Data sekunder adalah data
? data yang diperoleh dari informasi ? informasi yang relevan dari buku, surat kabar, internet
untuk menambah dan mendukung informasi dari penelitian.
Setelah dianalisis, terlihat bahwa kedua media memiliki frame yang berbeda dalam
menyikapi tentang berita SARA PILGUB DKI Jakarta terkait dengan Panwaslu DKI Jakarta
yang melarang adanya SARA dalam bentuk apapun . Dalam pemberitaan kasus tersebut,
Okezone.com lebih melihat dari sisi sosial dan dampak akibat dari SARA tersebut. Dengan
sumber dari politisi, organisasi masyarakat dan beberapa institusi yang berhubungan dengan
kubu Foke ? Nara serta kubu Jokowi - Ahok. Sehingga bisa disimpulkan bahwa berita
okezone.com tidak sepaham dengan isu SARA yang dikaitkan dengan kubu Foke ? Nara , bahwa
pihak Foke ? Nara tidak pernah melakukan hal ? hal yang berkaitan dengan SARA dalam bentuk
apapun. Dan jika vivanews.com lebih memuat tentang pemberitaan tentang kubu Jokowi ? Ahok
yang merasa dirugikan karena adanya SARA yang dilakukan oleh kubu Foke ? Nara dengan
narasumber masyarakat , tokoh ? tokoh politisi serta pihak Jokowi - Ahok.
Kesimpulannya, masing ? masing media memiliki perbedaan tersendiri dalam
menbingkai suatu realitas, dari mana ideology itu dibentuk, apakah dilihat dari sisi sosial, atau
logika bedasarkan fakta yang terjadi.
Kata Kunci : Framing, SARA PILGUB DKI Jakarta 2012, Foke - Nara, Jokowi ? Ahok,
Okezone.com, Vivanews.com, Pan dan Kosicki.