Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sikap Masyarakat Surabaya
terhadap Pemberitaan Generasi Baru Teroris di Metro TV.
Teori yang akan peneliti gunakan dalam penelitian S-O-R yaitu teori
Stimulus-Organism-Respon untuk mengetahui bagaimana sikap masyarakat
Surabaya terhadap pemberitaan generasi baru teroris di Metro TV. Stimulus yaitu
pesan yang disampaikan dapat berupa tanda dan lambang. Organism adalah diri
komunikan sebagai penerima pesan. Selanjutnya response diartikan efek sebagai
akhir dalam proses komunikasi yang menimbulkan perubahan kognitif, afektif dan
konatif pada diri komunikan.
Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan
metode kuesioner menggunakan random sampling, yakni pengambilan aggota
sampel dari populasi dilakukan secara acak dengan kriteria khusus dalam populasi
tersebut yaitu masyarakat Surabaya. Jumlah responden dalam penelitian ini
sebesar 100 responden.
Berdasarkan hasil analisis, sebagian responden tergolong pada sikap
negatif terhadap pemberitaan generasi baru teroris. Hal ini menunjukkan bahwa
responden tidak terpengaruh sepenuhnya terhadap pemberitaan generasi baru
teroris di Metro TV.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah responden
menunjukkan sikap negatif, responden bersikap negatif terhadap adanya
pemberitaan generasi baru teroris di Metro TV. Disini responden tidak
sepenuhnya percaya terhadap pemberitaan Metro TV mengenai generasi baru
teroris dan tetap bersikap positif terhadap Organisasi Kerohanian Islam (Rohis)
yang dituduh sebagai tempat perekrutan teroris baru.
Kata Kunci : Sikap, Masyarakat Surabaya, Generasi Baru Teroris,