Abstract :
ANALISIS RASIO CAMEL (CAPITAL, ASSETS, MANAGEMENT,
EARNING, DAN LIQUIDITY) DALAM MEMPREDIKSI
KESEHATAN UNTUK MENILAI KEMUNGKINAN
KEBANGKRUTAN BANK YANG GO PUBLIK
DI BURSA EFEK INDONESIA
Oleh :
JULIS FARIANINGSIH
Abstrak
Tingkat kesehatan bank dapat dinilai dari beberapa indikator. Salah satu
sumber utama indikator yang dijadikan dasar penilaian adalah laporan keuangan
bank yang bersangkutan. Berdasarkan laporan itu akan dapat dihitung sejumlah rasio
keuangan yang lazim dijadikan dasar penilaian tingkat kesehatan bank. Untuk
menilai kinerja keuangan perbankan umumnya digunakan lima aspek penilaian yaitu
1) Capital; 2) Assets; 3) Management; 4) Earnings; 5) Liquidity yang biasa disebut
CAMEL. Analisis rasio keuangan memungkinkan manajemen untuk
mengidentifikasikan perubahan-perubahan pokok pada trend jumlah, dan hubungan
serta alasan perubahan tersebut. Hasil analisis laporan keuangan akan membantu
menginterprestasikan berbagai hubungan kunci serta kecenderungan yang dapat
memberikan dasar pertimbangan mengenai potensi keberhasilan perusahaan dimasa
mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan secara
empiris kegunaan Rasio CAMEL (Capital, Assets, Management, Earning, dan
Liquidity) dalam memprediksi kesehatan untuk menilai kemungkinan kebangkrutan
bank yang Go Publik.di BEI
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 Bank yang go public
di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 ? 2007. Sumber data yang digunakan
dalam penelitian ini berasal dari Bursa Efek Indonesia, Data yang diperoleh tersebut
dianalisis dengan menggunakan Uji Diskriminan dengan alat bantu komputer, yang
menggunakan program SPSS. 16.0 For Windows
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan
bahwa Capital, Assets, Earning, dan Liquidtty dapat digunakan dalam memprediksi
kesehatan untuk menilai kemungkinan kebangkrutan bank yang go publik di Bursa
Efek Indonesia, terbukti kebenarannya, sedngkan untuk hipotesis yang menyatakan
bahwa Management dapat digunakan dalam memprediksi kesehatan untuk menilai
kemungkinan kebangkrutan bank yang go publik di Bursa Efek Indonesia, tidak
terbukti kebenarannya.
Keyword : Capital, Assets, Management, Earning, Liquidtty dan Kesehatan
Bank