Abstract :
Penelitian ini didasarkan pada fenomena kemiskinan yang terjadi di
Kelurahan Blimbing. Hal ini terbukti dengan kurangnya pendapatan nelayan
dikarenakan banyaknya kapal nelayan yang rusak.
Perumusan masalah yang digunakan adalah bagaimana Pemberdayaan
Nelayan Melalui Program Pelatihan Bengkel Nelayan Di Kelurahan Blimbing
Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Sesuai dengan masalah tersebut maka
dapat diketahui tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemberdayaan
Nelayan Melalui Program Pelatihan Bengkel Nelayan Di Kelurahan Blimbing
Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
kualitatif yang memiliki satu variabel yaitu Pemberdayaan Nelayan Melalui
Pelatihan Bengkel Nelayan. Fokus penelitian adalah 1. Manajeman Pelatihan
2.Dampak Pelatihan, Pedoman yang digunakan dalam penelitian ini pada Undangundang
Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah
Pesisir Dan Pulau-pulau Kecil. Dan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan
Nomor Per.07/Men/2008 Tentang Bantuan Sosial Pemberdayaan Masyarakat
Pesisir Dan Pembudidaya Ikan.
Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Ketua Rukun Nelayan
Blimbing, Ketua Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) dan
nelayan yang menerima pelatihan bengkel nelayan.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1.Manajemen Pelatihan sudah
dilakukan dengan baik. Pelatihan yang dilakukan Rukun Nelayan Blimbing yang
bekerjasama dengan P2MKP dilaksanakan satu bulan penuh, yaitu dengan
memberikan materi dan praktek langsung kepada 24 peserta 2.Dampak Pelatihan
ini para peserta dapat meningkatkan kemampuan serta keterampilan dalam
memperbaiki mesin kapal sendiri.
Kesimpulan yang diperoleh adalah 1.Manajemen Pelatihan yaitu pelaksanaan
program Pelatihan Bengkel Nelayan yang dilaksanakan oleh Rukun Nelayan
Blimbing bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan
(P2MKP), yaitu dengan memberikan materi sekaligus praktek kepada 24 peserta
pelatihan. 2.Dampak Pelatihan ini para peserta memiliki keahlian memperbaiki
mesin kapal sendiri, menghemat biaya, mendapatkan tambahan penghasilan. Dan
pihan Rukun Nelayan mendapatkan bantuan peralatan serta mampu mendirikan
bengkel nelayan sendiri sehingga dapat meningkatkan pendapatan para nelayan.
Kata kunci : pemberdayaan masyarakat dan pelatihan