Abstract :
Negara Indonesia adalah satu negara yang menganut sistem perekonomian
terbuka yaitu membuka kesempatan yang luas untuk mengadakan hubungan
perdagangan antar negara lain melalui ekspor maupun impor. Menyadari bahwa
ekspor migas tidak bisa diandalkan lagi menjadi sumber devisa utama, maka
pemerintah terus berupaya untuk mengambil kebijakan ekspor diluar ekspor minyak
dan gas salah satunya adalah ekspor rumput luat Indonesia yang merupakan salah satu
hasil laut (marine product). Penelitian ini menguji tingkat nilai ekspor rumput laut
Indonesia ke china yang ada pada PT. Terminal petikemas Surabaya antara lain kurs
valuta asing (X1), harga produksi dalam negeri (X2), produksi dalam negeri (X3) dan
inflasi (X4). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara simultan dan
parsial kurs valuta asing, produksi dalam negeri, harga dalam negeri, inflasi terhadap
suatu nilai ekspor rumput laut indonesi ke china.
Populasi dalam penelitian ini yaitu nilai ekspor rumput laut pada PT. Terminal
Petikemas Surabaya. Teknik penarikan sampel pada penelitian ini yaitu mendapatkan
data sekunder.sedangkan data dari penelitian ini mendapatkan data dari instansi secara
langsung. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier
berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan
bahwa variabel kurs valuta asing (X1), variabel harga produksi dalam negeri (X2)
variabel produksi dalam negeri (X3) variabel inflasi (X4) berpengaruh secara
signifikan terhadap nilai ekspor rumput laut indonesia (Y).sedangkan Secara parsial
dapat disimpulkan bahwa variabel kurs valuta asing (X1)variabel produksi dalam
negeri (X3) tidak berpengaruh sinifikan secara parsial, variabel Harga dalam negeri
(X2) variabel inflasi (X4) berpengaruh secara signifikan terhadap nilai ekspor rumput
laut indonesia (Y).
Kata Kunci : kurs valuta asing terhadap rupiah, harga produksi dalam negeri,
produksi dalam negeri, inflasi, nilai ekspor rumput laut indonesia