Abstract :
Lembaga perbankan berfungsi sebagai penghimpun dan menyalurkan dana
dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan tersebut dapat berhasil
dengan baik apabila lembaga keuangan bank sebagai mediator antara pemilik dengan
pengguna dana. Melalui kebijakan moneter dapat mendorong pembentukan dana
masyarakat, kemudian dana tersebut disalurkan kembali oleh pihak bank kepada
masyarakat dalam bentuk kredit, misalnya kredit investasi dan kredit modal kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi
penyaluran kredit investasi pada bank umum di Indonesia. Dalam penelitian ini
menggunakan data sekunder yaitu data time series pada tahun 2002 sampai dengan
2012. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dan
variabel yang digunakan adalah Tingkat Suku Bunga Kredit (X1), Tingkat Inflasi
(X2), Dana Pihak Ketiga (X3), sebagai variabel bebas. Kredit Investasi (Y) Pada Bank
Umum Di Indonesia sebagai variabel terikatnya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Tingkat Suku Bunga Kredit
(X1), Tingkat Inflasi (X2) dan Dana Pihak Ketiga berpengaruh signifikan terhadap
Kredit Investasi (Y) Pada Bank Umum Di Indonesia. Ditunjukkan dengan Fhitung =
216,305 > Ftabel = 4.53. Sedangkan analisis uji t, variabel Dana Pihak Ketiga (X3)
berpengaruh signifikan terhadap kredit investasi pada bank umum di Indonesia.
Variabel tingkat suku bunga (X1) dan Tingkat Inflasi (X2) tidak berpengaruh
signifikan terhadap Kredit Investasi pada Bank Umum di Indonesia, karena pelaku
usaha yang membutuhkan modal akan tetap mengambil kredit untuk meningkatkan
hasil produksi dan mengembangkan usahanya.
Kata kunci : Kredit Investasi, Tingkat Suku Bunga Kredit, Tingkat Inflasi, Dana
Pihak Ketiga