Abstract :
Penelitianinibertujuanuntuk (1) Untukmengetahuikemampuanpenelitidalammelaksanakanlayananinformasidenganteknikrole playingdalammeningkatkanperilaku anti bullyingpadasiswakelas VIII SMP 2 Bae Kudus TahunAjaran 2014/2015, (2) Untukmengetahuiaktifitassiswadalammengikutilayananinformasidenganteknikrole playing, (3) Untukmemperolehpeningkatanperilaku anti bullyingpadasiswakelas VIII SMP 2 Bae Kudus setelahdiberikanlayananinformasiteknikrole playing.Hipotesis yang berbunyi: 1) Kemampuanpenelitidalammelaksanakanlayananinformasidenganteknikrole playing dapatmeningkatkanperilaku anti bullyingpadasiswakelas VIII SMP 2 Bae Kudus tahunajaran 2014/2015, 2) Aktifitassiswadalammengikutilayananinformasidenganteknikrole playing dapatmeningkatkanperilaku anti bullying, 3) Peningkatan yang signifikanpadasiswamengenaiperilaku anti bullying sebelumdansesudahdiberilayananinformasidenganteknikrole playing.
Perilaku anti bullyingmerupakanperilaku yang menghindaritindakanbullying.Yangmanatindakanbullyingsendirimerupakanperilakuagresifdannegatifseseorangatausekelompok orang secaraberulang kali yang menyalahgunakanketidakseimbangankekuatandengantujuanuntukmenyakititargetnya (korban) secara mental atausecarafisik.Layananinformasidenganteknikrole playingyaitusuatulayanan yang adadidalambimbingandankonseling yang bertujuanuntukmemberikaninformasikepadapesertadidikdenganpermainanperan agar siswadapatmengambilmanfaatdaripermainan yang ada.Untukmewujudkanpemahamanmengenaiperilaku anti bullying yang baikpenelitiberupayauntukmeningkatkanperilaku anti bullyingpadasiswamelaluilayananinformasidenganteknikroleplaying.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakan di kelas VIII C SMP 2 Bae Kudus dengan subjek penelitian 30 orang siswa yang memilikikesadaranperilaku anti bullying yang rendah. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah layananinformasi dengan teknik role playing sedangkan variabel terikatnya yaitu perilaku anti bullying. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data jenis deskriptif kualitatifdenganmenggabungkananalisis data kuantitatifdalampengolahan data agar diperolehsimpulanpenelitian yang lebihkuat.
Hasilpeningkatanaktivitaspenelitidalamkegiatanlayananinformasiteknikrole playing, padasiklus I rata-rata skor 64,3 denganprosentase 64% kategoricukupdansiklus II rata-rata 82,3 denganprosentase 82% kategoribaik yang berartimengalamipeningkatansebesar 22%. Peningkatanaktivitassiswadalamlayananinformasidenganteknikrole playingmengalamipeningkatanpadasiklus I skor rata-rata 29 denganprosentase 58% kategoricukupdanpadasiklus II skor rata-rata 39 denganprosentase 78% kategoribaik yang berartimengalamipeningkatansebesar 20%. HasilpenelitianprasiklusPerilaku Anti Bullyingpadasiswamenunjukankategorisangatkurangdengan rata-rata skor 17,7denganprosentase 36%. Siklus I Perilaku Anti Bullyingpadasiswamengalamipeningkatandalamkategoricukupdengan rata-rata skor 21,9 denganprosentase 60% yang berartimengalamipeningkatan rata-rata skor 4,2 denganprosentase 24% dariprasiklus. Siklus II PeningkatanPerilaku Anti Bullyingpadasiswadalamkategoribaikdengan rata-rata skor 37,5 denganprosentase 74% yang berartiadapeningkatansebesar 14%.
Simpulanhasilpenelitianiniadalahterjadipeningkatanaktivitapenelitidalamkegiatanlayanansiklus I 64% kategori (cukup) dansiklus II 82% kategori (baik).Hasilpenelitianaktivitassiswapadasiklus I 58% kategori (cukup) dansiklus II 78% kategori (baik).Hasilpeningkatanperilaku anti bullyingpadaprasiklus 36% kategori (sangatkurang), siklus I 60% kategori (cukup) dansiklus II 74% kategori (baik).Dengandemikianlayananinformasidenganteknikroleplayingefektifuntukmeningkatkanperilaku anti bullyingpadasiswasecaraintensifsertasesuaidengankebutuhansiswa, agar dapatterciptanyahubungan social yang baikantarteman. Berdasarkantemapenelitian, penelitidapatmemberikan saran kepada: 1) KepalaSekolah, 2) BagiKonselor, 3) BagiPesertaDidik, 4) BagiPenelitiBerikutnya. Diharapkanmampuuntukmengembangkandanmenerapkanlayananinformasidenganteknikrole playingpadapenangananpermasalahan yang sejalandenganpermasalahantopik yang sama.