Abstract :
Pada surat kabar Jawa Pos dan Kompas edisi Februari ? September 2012
dengan korpus Jawa Pos sebanyak dua pemberitaan dan tiga pemberitaan pada
Kompas. Untuk menganalisis perbedaan pemberitaan dan isi berita dari masing-
masing surat kabar, peneliti menggunakan perangkat milik Pan dan Kosicki yang
meneliti pada empat struktur yaitu sintaksis, skrip, tematik dan retoris.
Hasil analisis peneliti diketahui bahwa frame pemberitaan Jawa Pos
mengenai pemberitaan tentang persidangan kasus aliran dana suap wisma atlet
SEA Games yang melibatkan Angelina Sondakh adalah Kompas cenderung
banyak penekanan kepada objek yang dijadikan pemberitaan utama, baik dalam
berita maupun dalam pemilihan perangkat framing, sehingga pemberitaan
Kompas terkesan menyudutkan salah satu pihak. Sedangkan Kompas cenderung
ingin menekankan pada setiap pemilihan perangkat framing, seperti pemilihan dan
penulisan judul, dan isi beritanya banyak menekankan tentang benar keterlibatan
Angelina Sondakh dalam persidangan kasus suap wisma atlet tersebut, sehingga
hal ini mengesankan Jawa Pos lebih melibatkan orang banyak dalam persidangan
kasus suap wisma atlet yang melibatkan Angelina Sondakh di pemberitaanya
Kata Kunci : Analisis Framing, persidangan kasus aliran dana suap wisma
atlet SEA Games yang melibatkan Angelina Sondakh