DETAIL DOCUMENT
REPRESENTASI SEKSUALITAS PADA LIRIK LAGU ” PALING SUKA 69 ” KARYA JULIA PEREZ (Studi Semiologi Tentang Representasi Seksualitas Pada Lirik Lagu ”Paling Suka 69” Karya Julia Perez)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
DEDY , YANUAR ABADI
Subject
P99 Semiotics. Signs and symbols 
Datestamp
2014-04-07 15:12:49 
Abstract :
DEDY YANUAR, 0743010245, REPRESENTASI SEKSUALITAS PADA LIRIK LAGU ?PALING SUKA 69? KARYA JULIA PEREZ (Studi Semiologi Tentang Representasi Seksualitas Pada Lirik Lagu ?Paling Suka 69? Karya Julia Perez) Penelitian ini didasarkan pada sebuah fenomena seksualitas yang sedang menuai pro dan kontra di masyarakat. Lagu ?Paling Suka 69? Karya Julia Perez merupakan lagu kedua dari Julia Perez setelah lagu belah durennya yang menuai banyak kritikan dari masyarakat di Indonesia. Kali ini Jupe (sapaan akrab Julia Perez) lebih berani mengangkat tema lagu tentang fenomena seksualitas dengan menggambarkan lirik lagu yang sarat dengan pesan bersetubuh atau bercinta dengan nada-nada bergairah dan lirik- lirik murahan yang tidak berkualitas. Lagu ini jauh dari norma-norma yang berlaku di Indonesia karena bisa berdampak negatif bagi orang awam khususnya remaja dan anak- anak yang mendegarnya. Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk mengetahui representasi seksualitas yang terkandung dalam lirik lagu ?Paling Suka 69? Karya Julia Perez yang kedua kalinya di cekal oleh KPID karena lirik-liriknya sangat bertentangan dengan norma-norma di Indonesia. Teori yang digunakan adalah semiotika Ferdinand de Saussure. Saussure mendefinisikan tanda linguistik sebagai entitas dua sisi, yaitu penanda (signifier), yaitu aspek material dari sebuah tanda, sebagaimana kita menangkap bunyi saat orang berbicara, dan petanda (signified), merupakan aspek mental dari bahasa. Kerangka berfikir yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan Frame of Reference (berdasarkan pengalaman) serta Field of Experience (latar belakang pengalaman). Metode semiotik dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu sebuah metode yang lebih mudah menyesuaikan bila dalam penelitian ini kenyataan ganda, menyajikan secara langsung hubungan antara peneliti dengan objek penelitian, serta dapat menyesuaikan posisi peneliti terhadap pengaruh pola nilai yang di interpretasikan. Dalam hal ini, penekanan analisis lebih mengarah pada lirik lagu ?Paling Suka 69? yang mengandung representasi seksualitas. Hasil yang diperoleh dari representasi seksualitas pada lirik lagu ?Paling Suka 69? adalah Menggambarkan nada dan suara yang erotis, mendesah, penuh nafsu, dan tekanan bait-bait lirik yang menggambarkan hubungan intim dan gaya bercinta sang penyanyi. Dan lagu ini juga menunjukkan salah satu lambang gaya bercinta kamasutra yang berasal dari india yaitu posisi bercinta 69. Katan kunci : Representasi, Seksualitas, Lirik lagu.  
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur