Abstract :
DENNY, PEMBINGKAIAN BERITA PERSIDANGAN KASUS
PENGADAAN AL-QURAN YANG MELIBATKAN POLITISI
ZULKARNAEN DJABAR.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana situs berita online
Detik.com dan Tempo.co membingkai pemberitaan tentang Persidangan Kasus
Pengadaan Alquran Yang Melibatkan politisi Zulkarnaen Djabar, edisi 07
September 2012.
Penelitian ini menggunakan metode analisis framing dengan mengangkat
perangkat analisis dari Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki. Teori yang
digunakan adalah teori ? teori dari 4 unsur elemen yang dijelaskan Pan dan
Kosicki yaitu: Sintaksis ( cara wartawan menyusun berita ), Skrip ( Cara wartawan
mengisahkan berita ), Tematik ( cara wartawan menulis berita ) dan Retoris ( cara
wartawan menekan fakta ).
Setelah dianalisis, terlihat bahwa kedua media memiliki frame yang
berbeda dalam menyikapi persidangan kasus korupsi pengadaan Alquran yang
melibatkan politisi Zulkarnaen Djabar. Dalam pemberitaan kasus tersebut
Detik.com cenderung lebih kearah pemberitaan penahanan Zulkarnaen dan tidak
sepaham dengan pernyataan Zulkarnaen yang meminta asas praduga tak bersalah.
Sehimgga dapat disimpulkan bahawa Detik.com tidak sepaham dengan
pernyataan Zulkarnaen. Dan jika Tempo.com lebih mengrah ke pemberitaan
tentang pembelaan Zulkarnaen Djabar atas tuduhan korupsi pengadaan Alquran
yang menjerat dirinya, Tempo.co terlihat sepaham dengan pembelaan Zulkarnaen.
Dari pernyataan kedua situs itu sudah terlihat jelas perbedaan dalam penulisan
berita tentang persidangan kasus korupsi pengadaan Alquran.
Kata Kunci : Analisis Framing Korupsi, Pengadaan Alquran, Zulkarnaen
Djabar, Detik.com, Tempo.co, Pan dan Kosicki.