Abstract :
DPD PARTAI GOLKAR KOTA SURABAYA (Studi Deskriptif Iklim
Komunikasi Organisasi di DPD Partai Golkar Kota Surabaya)
Komunikasi dalam sebuah partai politik sangat dibutuhkan untuk
menumbuhkan iklim organisasi yang baik, sehingga terbentuk nilai dan
kepercayaan yang kuat di antara anggota partai politik sebagai titik pusat
organisasi. Iklim komunikasi organisasi dalam partai politik merupakan hal yang
penting bagi berlangsungnya kehidupan dalam organisasi untuk meningkatkan
partisipasi aktif setiap anggota sehingga program kerja dapat dijalankan secara
efektif.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang iklim komunikasi
organisasi yang ada di DPD Partai Golkar Kota Surabaya sehingga akan
meningkatkan partisipasi aktif setiap anggota agar program kerja dapat dijalankan
secara efektif.
Landasan teori yang digunakan dalam penelitin ini adalah teori Pace dan
Faules yang mengemukakan bahwa iklim komunikasi organisasi merupakan
gabungan dari persepsi-persepsi tentang peristiwa komunikasi, perilaku manusia,
respon anggota organisasi, harapan, konflik antarpersonal, dan kesempatan bagi
pertumbuhan dalam organisasi.
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitif.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner.
Populasi penelitian sebanyak 91 orang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 74
responden.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan tabel frekuensi data yang telah
diklasifikasikan dan dihitung untuk ditampilkan dalam persentase.
Berdasarkan pengamatan peneliti, terdapat komunikasi yang kurang
harmonis di antara pengurus DPD Partai Golkar Kota Surabaya. Hal ini tampak
pada tidak adanya kepercayaan pada anggota-anggota biasa dalam memimpin
suatu kegiatan. Pengambilan keputusan yang dilakukan untuk organisasi juga
dilakukan sepihak, hanya oleh pengurus yang duduk di jabatan tertinggi.
Komunikasi ke atas maupun ke bawah seringkali tidak berjalan lancar, disebabkan
adanya rasa sungkan yang berlebihan dari anggota biasa untuk mengambil inisiatif
maupun memberikan saran terhadap pimpinan di atasnya.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa iklim komunikasi di DPD Partai
Golkar Kota Surabaya masuk dalam kategori negatif. Dengan demikian diperoleh
kesimpulan bahwa komunikasi di antara pengurus DPD Partai Golkar Kota
Surabaya belum berjalan secara terbuka, sehingga kurang mendukung dalam
mewujudkan visi dan misi partai.