Abstract :
Dalam kondisi perekonomian yang sulit seperti saat ini, persaingan di segala
sektor usaha semakin ketat, hal ini mendorong setiap perusahaan perlu melakukan
berbagai upaya untuk menciptakan keunggulan dalam bersaing, sehingga perusahaan
dapat bertahan ditengah-tengah persaingan. Dalam manajemen keuangan, salah satu
unsur yang perlu diperhatikan adalah mengenai seberapa besar kemampuan
perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dana yang akan digunakan untuk beroperasi
dan mengembangkan usahanya. Modal menjadi salah satu elemen penting dalam
perusahaan karena modal sangatlah diperlukan. Masalah struktur modal merupakan
masalah yang sangat penting bagi setiap perusahaan karena naik turunnya struktur
modal ditandai dengan besarnya total hutang Jangka Panjang dibandingkan modal
sendiri. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang
mempengaruhi struktur modal pada perusahaan food and beverages yang go publik di
BEI.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan food and beverages yang go
publik di BEI. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode
sampel jenuh yaitu bahwa semua populasi dijadikan sampel, maka jumlah sampel
perusahaan food and beverages sebanyak 18 perusahaan. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari data laporan keuangan periode
2008-2011 yang diambil dari Bursa Efek Indonesia. Sedangkan untuk pengujian data
menggunakan analisis regresi linear berganda dengan asumsi klasik menggunakan
program SPSS
Hasil penelitian menunjukan bahwa beban pajak secara tidak nyata memiliki
kontribusi negatif terhadap struktur modal, Current Ratio secara nyata mempunyai
kontribusi negatif terhadap struktur modal, struktur secara tidak nyata memiliki
kontribusi negatif teradap struktur modal dan ukuran perusahaan secara tidak nyata
memiliki kontribusi positif terhadap struktur modal.
Kata kunci : Struktur modal, pajak, Current ratio, struktur aktiva dan ukuran
perusahaan