Abstract :
Penelitian ini berfokus pada Kinerja Pemasaran Industri Pariwisata di
Surabaya. Alasan pemilihan Industri Pariwisata yang ada di Surabaya ini karena
Surabaya Merupakan Kota kedua yang memiliki jumlah penduduk terbanyak
setelah kota Jakarta dan Industri Pariwisata merupakan salah satu visit suatu
daerah melalui wisatawan atau pengunjung, Industri Pariwisata juga memberikan
peluang pada para usaha kecil yang berada di sekitar kawasan wisata. Pada
Dasarnya penelitian ini mengkaitkan keunggulan bersaing dan peran Triple Helix
di dalam meningkatkan kinerja pemasaran Industri Pariwisata yang bertujuan
dapat meningkatkan kinerja Pemasaran Industri Pariwisata yang unggul serta
dapat menarik para wisatawan berkunjung di Industri Pariwisata di Surabaya.
Kinerja Pemasaran Industri Pariwisata yang digunakan antara industri
pariwisata satu dengan yang lain memang berbeda, Hal Ini dikarenakan
pelaksanaan suatu kinerja pemasaran harus disesuaikan dengan kondisi dan tujuan
yang ingin dicapai industri pariwisata tersebut. Di dalam kinerja pemasaran
industri pariwisata berhubungan dengan keunggulan bersaing dan triple helix.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keunggulan bersaing dan
Peran Triple Helix terhadap Kinerja Pemasaran Industri Pariwisata.
Populasi dalam penelitian ini adalah para pengelola dan pemilik Industri
Pariwisata di Surabaya. Pengambilan sampel menggunakan teknik resampling
dengan Bootestrapping dengan jumlah sampel sebesar 30 responden. Data yang
dipergunakan adalah data primer yaitu data yang berdasarkan kuisioner hasil
jawaban responden. Sedangkan analisis yang dipergunakan adalah Partial Least
Square (PLS)
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa 1)
Keunggulan Bersaing mempengaruhi Kinerja Pemasaran Industri Pariwisata di
Surabaya .2) Peran Triple Helix tidak mempengaruhi Kinerja Pemasaran di
Surabaya
Keywords:Keunggulan Bersaing , peran Triple Helix dan Kinerja Pemasaran