Abstract :
Keputusan struktur modal secara langsung juga berpengaruh terhadap
besarnya risiko yang ditanggung pemegang saham besarnya tingkat pengembalian
atau tingkat keuntungan yang diharapkan. Keputusan struktur modal yang diambil
oleh manajer tersebut tidak saja berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan, tetapi
juga berpengaruh terhadap resiko keuangan yang dihadapi perusahaan. Struktur
modal adalah pembelanjaan permanen dimana mencerminkan perimbangan antara
utang jangka panjang dengan modal sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Aktiva, dan Profitabilitas
terhadap Struktur Modal perusahaan Pharmaceuticals yang go public di Bursa Efek
Indonesia.
Penelitian dilakukan pada sejumlah 9 Perusahaan Pharmaceuticals yang go
public di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007-2011. Model analisis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda. Model
analisis ini dipilih karena penelitian ini dirancang untuk meneliti pengaruh Ukuran
Perusahaan, Pertumbuhan Aktiva, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal.
Hasil analisis menunjukkan berdasarkan uji hipotesis di peroleh hasil bahwa
variabel Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Aktiva, dan Profitabilitas secara simultan
mampu meningkatkan Struktur Modal. Secara parsial, Ukuran Perusahaan tidak
mampu meningkatkan Struktur Modal, Pertumbuhan Aktiva tidak mampu
meningkatkan Struktur Modal, Profitabilitas mampu meningkatkan Struktur Modal.
Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Aktiva, Profitabilitas, Struktur Modal