Abstract :
Penelitianinididasarkanbanyaknya permasalahan sosial atau penyakit sosial yang
menimbulkan keresahan bagi masyarakat diataranya adalah adanya wtsyang dapat
menyebarkan penyakir HIV AID dalam kehidupan masyarakat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran UPT tersebut
dalam pelaksanaan rehabilitasi wts melalui bimbingan-bimbingan yang ada.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif ,Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi serta dokumentasi. Sample atau
informan dalam penelitian ini adalah :Kasi Rehabilitasi dan Binjut di UPT, Staf rehabilitasi,
Staf Pelayanan, Aktor/Instruktur Keterampilan dan Klien/wts. Analisa data dalam penelitian
ini menggunakan Analisis Data Model interaktif (Miles danHuberman). Kebsahan data dalam
penelitian nimeliputi:derajat kepercayaan,keteralihan,kebergantungan, dan kepastian.
Analisis data dalam penelitian ini melalui beberapa tahap, yang pertama pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verivikasi.
HasilpenelitianmenunjukanbahwaPeran UPT dalam pelaksana Rehabilitasi wts di
Kediri Jawa Timursudah dilakukan dengan baik dan susuai dengan peran UPT
semestinya.Jadi UPT telah berperan penting dalam rehabilitasi wts. Hal tersebut dapat dilihat
tersebut dapat dilihat pada pelaksanaan setiap bimbingan dan keterampilan yang ada yaitu
pada tahap persiapan UPT menyiapkan fasilitas hingga melakukan kerja sama dengan
instasi/lembaga lain, jadi adanya persiapan tersebut maka pelaksanan dapat berjalan, hal
tersebut dilihat seperti bentuk pelaksanaan bimbingan yang diberikan pada klien sampai
dengan siapa aktor/instruktur bimbingan dan keterapilan yang merupakan hasil kerja sama
UPT. Semua kegiatan tersebut telah dilakukan sesuai dengan tugas atau peran UPT yang
tertulis pada pergub No.199 Tahun 2008 mengenai Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
(Keyword : Kebijakan Publik, Peran UPT dalam Pelaksanaan Rehabilitasi)