Abstract :
Penelitian ini didasarkan pada fenomena masih sering terjadinya praktek korupsi
di struktur tubuh birokrasi . Banyak cara yang telah dilakukan guna meminimalisir
kegiatan penyelewengan penyelenggaraan pemerintah di tubuh birokrasi. Dari hasil
pengamatan di lapangan, ternyata dengan adanya e?procurement ini dapat menjadi
instrumen untuk mengurangi tindakan KKN karena melalui e-procurement, lelang
menjadi terbuka. Maka tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana
efektifitas dan efisiensi e-procurement dalam proses pelelangan pengadaan barang dan
jasa pemerintahan di Pemerintah Kota Surabaya. Berdasarkan hal diatas, maka dibuatlah
rumusan masalah penelitian ?Bagaimanakah efektifitas dan efisiensi e-procurement
dalam proses pelelangan pengadaan barang dan jasa pemerintahan di pemerintah Kota
Surabaya??.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian
deskriptif melalui pendekatan kualitatif. dengan fokus penelitian dua hal yaitu : pertama,
efektifitas proses pelelangan. Kedua, efisiensi dalam hubungan menghemat biaya dan
waktu. Sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan reduksi data, display data, instrument penelitian ini adalah
pedoman wawancara, catatan di lapangan dan koneksi internet.
Kesimpulan yang di dapat dari penelitian ini adalah yang pertama efektifitas EProcurement
Dalam Pelelangan Pengadaan Barang/Jasa, yang merupakan suatu ukuran
yang memberikan gambaran seberapa jauh target dapat tercapai. Yang kedua yaitu
efisiensi E-Procurement Dalam Pelelangan Pengadaan Barang/Jasa, yang merupakan
upaya untuk menekankankan pada ketepatan mengenai sumber daya.
Kata kunci: Efektifitas, Efisiensi,E-Procurement