Abstract :
Tanaman porang (Amorphophallus onchophyllus) dikenal juga dengan
naman Iles-Iles Merupakan tumbuhan semak yang memiliki tinggi 100 ? 150 cm,
batang tegak, lunak, batang halus berwarna hijau atau hitam belang-belang (totoltotol)
putih.
Salah satu upaya pemacuan pertumbuhan tanaman adalah dengan aplikasi
zat pengatur tumbuh, seperti CPPU. CPPU ini merupakan sitokinin sintetis yang
efektif memacu pertumbuhan dan dengan menggunakan zat pengatur tumbuh
CPPU tersebut diharapkan tanaman mampu tumbuh dengan baik sehingga
tanaman tersebut dapat berproduksi dengan maksimal.
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui jenis sumber bibit yang
terbaik untuk budidaya tanaman porang dan mengetahui kosentrasi zat pengatur
tumbuh (CPPU) yang efektif dalam pertumbuhan dan hasil tanaman porang.
Diduga terdapat interaksi nyata, antara sumber bibit dengan pemberian zat
pengatur tumbuh CPPU. Sumber bibit yang berasal dari umbi porang
menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik dibandingkan dengan sumber bibit
yang lain (benih dan bulbil). Konsentrasi CPPU berpengaruh nyata terhadap
pertumbuhan dan hasil tanaman porang.
Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UPN
?Veteran? Jawa Timur pada ketinggian 5m dpl dan ternaungi oleh tanaman
mengkudu. Penelitian dimulai pada bulan Januari sampai dengan bulan April
2013.
Berdasarkan hasil percobaan ini dapat disimpulkan beberapa hal yaitu
tidak adanya interaksi antara perlakuan konsentrasi CPPU dan macam sumber
bibit tanaman porang, konsentrasi zat pengatur tumbuh dengan berpengaruh nyata
terhadap bobot umbi, diameter umbi dan periode tumbuh aktif. Perlakuan CPPU
konsentrasi 15 ppm (K3) menunjukkan hasil yang paling efektif dalam
pertumbuhan dan hasil tanaman porang dan perlakuan sumber bibit tanaman
porang berpengaruh nyata terhadap seluruh peubah pengamatan secara non
destruktif maupun destruktif pada tanaman porang.