Abstract :
ABSTRAKSI
ANGGARA SATRIA WIRAWAN, 0641010019.? IMPLEMENTASI
KEBIJAKAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT DI DESA JUMPUT REJO KECAMATAN SUKODONO
KABUPATEN SIDOARJO?
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat
deskriptif, yang mencoba menggambarkan secara mendalam suatu obyek
penelitian berdasarkan fakta-fakta.Penelitian ini menggunakan pendekatan
penelitian kualitatif, dengan maksud ingin memperoleh gambaran yang
komprehensif dan mendalam tentang implentasi program nasional pemberdayaan
masyarakat di desa Jumputrejo.Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah
bagaimana Implementasi program pemberdayaan yang dilaksanakan di desa
Jumputrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Faktor-faktor yang
menjadi penghambat dan pendorong dalam program pemberdayaan yang
dilaksanakan di Desa Jumputrejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
implementasi program nasional pemberdayaan dalam mengurangi kemiskinan di
desa Jumputrejo. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendorong dan
penghambat dalam penerapan program pemberdayaan pada masyarakat desa
Jumputrejo Sidoarjo.
Fokus dalam penelitian ini ada dua. 1. Implementasi pemberdayaan
masyarakat dibidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dibidang
lingkungan, 2. Faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penghambat
pemberdayaan masyarakat dibidang ekonomi dan dibidang lingkungan .
Hasil penelitian tentang Implementasi Kebijakan Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Desa Jumput Rejo Kecamatan Sukodono
Kabupaten Sidorajo adalah Di dalam Implementasi pemberdayaan masyarakat
dibidang ekonom di desa Jumputrejo diartikan berjalan cukup berhasil,karena
terdapat kesesuaian dalam aturan baku PNPM bahwa masyarakat menerima dana
pinjaman modal bergulir tersebut, meskipun dalam proses pencairan dana modal
bergulir memakan waktu yang sangat lama dan untuk pengembalian dana
pinjaman modal bergulir juga terdapat keterlambtan dalam pembayaran angsuran
yang dicicil oleh masyarakat penerima dana pinjaman modal bergulir. Sedangkan
dalam Implementasi pemberdayaan masyarakat dibidang lingkungan di desa
Jumputrejo berjalan berhasil karena dalam pemberdayaan dibidang lingkungan ini
terdapat pembangunan infrastruktur desa yang merata dan tersebar di lima dusun
yang ada di desa Jumputrejo. Faktor yang menjadi pendorong dalam
pemberdayaan dibidang ekonomi adalah masyarakat desa Jumputrejo pada
dasarnya sangat membutuhkan dana pinjaman modal tersebut untuk meningkatkan
omset usaha mereka, jadi dana pinjaman bantuan modal bergulir dari PNPM ini
sangat tepat bagi masyarakat desa Jumputrejo.faktor yang menjadi
penghambatnya adalah masyarakat beranggapan bahwa dana pinjaman modal
bergulir ini adalah dana dari pemerintah, sehingga masyarakat beranggapan tidak
perlu mengembalikan dana pinjaman.faktor yang menjadi pendorong dalam
pemberdayaan dibidang lingkungan adalah antusias masyarakat desa Jumputrejo
untuk membangun infrastruktur desa yang mendesak untuk diperbaiki.faktor yang
menjadi penghambat dalam pemberdayaan dibidang lingkungan adalah kurangnya
partisipasi masyarakat desa Jumputrejo mengenai pembangunan infrastruktur
desa, sehingga pengerjaan infrastruktur desa ini dikerjakan oleh pihak lain atau
kontraktor.