Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apa makna dalam karya
foto essai dolly Hitam Putih Prostitusi yang diajukan dengan judul Representasi
Kehidupan Sosial Prostitusi. Urbanisasi merupakan salah satu ?kambing hitam?
dari prostitusi yang dihadapi bahkan menjadi karakteristik faktor kasus dari
kegiatan dan usaha - usaha pelacuran di kota - kota besar. Nilai sosial adalah
sebuah konsep abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baikdan
apa yang dianggap buruk, indah atautidak indah, dan benaratau salah.
Ketika sebuah kata sudah tidak dapat menyampaikan pesan biarlah foto
yang berbicara. Sebuah karya foto sendiri saat ini dipandang subyektif oleh para
penikmat foto, Sedangkan karya foto itu akan melahirkan tanda - tanda yang bias,
sehingga menimbulkan pemaknaan yang berbeda - beda. dengan menggunakan
Metode Deskriptif Kuallitatif melalui pendekatan Semiotik Charles Sanders
Pierce, yang membagi tandanya menjadi tiga kategori, yaitu : ikon, indeks dan
simbol. Penelitian ini diharapkan dapat menjawab permasalahan secara detail dan
mendalam. Jenis penelitian kualitatif ini memberi peluang yang besar dibuatnya,
interpretasi - interpretasi alternative.
Hasil yang didapat selama melakukan penelitian ini, yang digunakan
sebagai sampelnya kurang lebih dari 200 karya foto dan diambil 7 karya foto
sebagai korpus menunjukkan bahwa, setiap visual ataupun gambar memiliki arti
atau pengertian yang berbeda - beda, sehingga akan memunculkan makna dibalik
sebua karya foto tersebut. Oleh karena itu para fotografer dari berbagai media
massa menyampaikan pesan atau memberikan sebuah informasi salah satunya
melalui karya foto tersebut.
Maka dari sini dapat ditarik benang merahnya dengan kesimpulan bahwa
makana - makna pesan nonverbal yang terkandung di dalam foto tersebut dapat
dimaknai isi pesan yang ingin disampaikan oleh peneliti dalam hasil skripsi ini.
foto - foto para wanita atau perempuan pekerja seks komersial (PSK) dengan
gambaran kehidupan individu serta lingkungannya, yang menuntut agar bisa
memberikan ?pelayanan? yang terbaik. Tidak hanya terlepas dari karya - karya
yang berwarna hitam dan putih saja, tetapi dalam sisi kehidupan masing - masing,
meraka juga merasakan akan arti sebuah hitam dan putih dalam kehidupan
mereka. Inilah sepenggal cerita melalui sebuah media gambar foto essai karya
Trisnadi Marjan.