Abstract :
AGUSTA CHANDRA NIRWANA. NPM 0725010049. Respon Fisiologis
Tanaman Nusa Indah (Mussaenda philippica L.) Terhadap Paparan Gas
Sulfur Dioksida (SO2). Pembimbing Utama Djarwatiningsih P.S. dan
Pembimbing Pendamping Endang T.P.
RINGKASAN
Penelitian ini pada dasarnya dilakukan untuk mengetahui respon fisiologis tanaman
hias khususnya tanaman Nusa Indah (Mussaenda philippica L.) terhadap paparan gas
sulfur dioksida (SO2). Sulfur adalah unsur dasar dari alam dan merupakan salah satu
elemen yang paling melimpah di kerak bumi. Seperti nitrogen, belerang
merupakan komponen penting dalam pertumbuhan semua makhluk hidup.
Diantara gas pencemar udara, sulfur dioksida (SO2) merupakan bahan pencemar
yang memberikan pengaruh paling merusak tanaman. Sulfur dioksida berasal dari
industri-industri petrokimia, besi, logam, semen, keramik, dan sebagainya. Oleh
sebab itu SO2 merupakan pencemar utama industri. Pada konsentrasi tinggi dapat
menyebabkan nekrosis pada daun, baik pada permukaan atas maupun permukaan
bawah dan jaringan sekitar stomata menjadi rusak. Jika keberadaan SO2 yang
tinggi di udara berlangsung lama akan menimbulkan gejala klorosis yaitu
perubahan warna daun dan pertumbuhan daun bahkan produksi tanaman akan
berkurang. Sebagai pencemar udara SO2 diperkirakan memiliki waktu tinggal
dalam udara antara 2 sampai 4 hari dan dalam waktu tinggal tersebut, SO2 dapat
ditranportasikan sejauh 1000 km, sehingga dapat dikatakan SO2 relatif stabil
dalam atmosfer. Sehingga maslah pencemaran SO2 menjadi masalah internasional.