Abstract :
Penelitian ini didasarkan pada sebuah fenomena sosial yang sedang terjadi di
masyarakat yaitu seks bebas, dimana hal tersebut masih dianggap tabu untuk
diungkapkan. Lagu ?Lakukan Dengan Cinta? merupakan salah satu lagu yang
mengungkapkan fenomena tersebut kepada masyarakat.
Penelitian ini menggunakan Teori Semiologi Roland Barthes. Konsep yang
digunakan adalah peta tanda Roland Barthes dalam lima kode pembacaan yaitu, kode
hermeunitik, kode proaretik, kode semik, kode simbolik, dan kode cultural yang akan
digunakan untuk memaknai setiap lirik dalam lagu tersebut.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diambil langsung dari lirik lagu
?Lakukan Dengan Cinta?. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini
peneliti menginterpretasikan teks dalam lirik lagu ?Lakukan Dengan Cinta?, serta
menyimpulkan berbagai makna mengenai bagaimana seks bebas digambarkan dalam lirik
lagu tersebut.
Penelitian dilakukan dengan cara memaknai setiap kata sehingga menghasilkan
pemahaman terhadap representasi seks bebas. Didapat hasil analisis bahwa lirik lagu
?Lakukan Dengan Cinta? terdapat pesan yang mengisyaratkan bahwa saat ini
mempertontonkan kedekatan-kedekatan seperti bermesraan dengan pasangan dapat
dengan leluasa dilakukan walapun telihat sangat vulgar.
Dari hasil pemaknaan dapat diketahui bahwa lirik lagu ?Lakukan Dengan Cinta?
mempresentasikan realitas sosial saat ini dengan menunjukkan tindakan-tindakan yang
dilakukan bersama pasangan yang semakin terbuka diungkapkan kepada masyarakat atau
publik, dimana dari pengungkapan tersebut dapat menimbulkan efek bagi orang yang
melihat ataupun yang mendengarnya. Dalam lirik lagu ?Lakukan Dengan Cinta? disitu
ada sebuah ajakan untuk menunjukkan kemesraan dengan pasangan kepada publik
meskipun telihat sangat vulgar atau tidak pantas.