Abstract :
Keberadaan bank (konvensional dan syariah) secara umum memiliki fungsi strategis sebagai lembaga intermediasi dan memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Namun, pengaruh kondisi perekonomian di Indonesia baik variabel ekonomi makro maupun variabel moneter yang perkembangannya dapat dikendalikan oleh bank sentral juga memiliki
andil dalam penyerapan dana masyarakat yang dilakukan oleh perbankan.
Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia cabang Surabaya selama 10 tahun mulai 2002 ? 2011 . Data yang dianalisis menggunakan model Regresi Linier berganda yaitu suatu analisis untuk mengetahui masing-masing dari variabel bebas (X) yang terdiri dari variabel Inflasi, Suku Bunga SBI, Jumlah Uang Beredar, dan Kurs Valas terhadap variabel terikat (Y) yaitu Likuiditas Bank Umum (Y1) dan Likuiditas Bank Syariah (Y2).
Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis secara simultan variabel bebas, yaitu Inflasi (X1), Suku Bunga SBI (X2), Jumlah Uang Beredar (X3), Kurs Valas (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikatnya Likuiditas Bank Umum (Y1) dan Likuiidtas Bank Syariah (Y2).
Untuk pengujian hipotesis secara parsial, berdasarkan hasil analisis variabel yang berpengaruh secara signifikan adalah Jumlah Uang Beredar terhadap Likuiidtas Bank umum. Sedangkan yang berpengaruh secara dominan terhadap Likuiditas pada Bank syariah adalah Kurs Valas (X4).
Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga SBI, Jumlah Uang Beredar, Kurs Valas