Abstract :
Dalam menghadapi persaingan dalam era globalisasi saat ini setiap perusahaan dituntut untuk dapat melakukan pengelolaan terhadap fungsi-fungsi penting yang ada dalam perusahaan secara efektif dan efisien sehingga perusahaan dapat lebih unggul dalam persaingan yang dihadapi. Tujuan utama
perussahaan yang mencari keuntungan biasanya mengutamakan keuntungan bagi pemiliknya atau pemegang saham, pemegang saham dengan membeli saham berarti mengharapkan return tertentu dengan resiko minimal. Dalam konteks ini pengertian pembelanjaan adalah dalam artian sempit karena hanya
menyangkut masalah pemenuhan kebutuhan dana intern yang berasal dari laba ditahan akan memperkuat posisi keuangan perusahaan dalam menghadapi kesulitan keuangan di waktu-waktu mendatang. Bagian keuntungan yang tidak dibagikan kepada pemilik perusahaan, dapat digunakan untuk menambah
modal kerja ataupun untuk membelanjai ekspansi perusahaan sebagai cadangan untuk menghadapi kerugian-kerugian yang akan timbul diwaktu yang akan datang, akan dapat digunakan untuk melunasi utang perusahaan, dapat digunakan untuk menambah modal kerja ataupun untuk membelanjai ekspansi
perusahaan di waktu yang akan datang.
Populasi penelitian ini data laporan keuangan perusahaan jasa asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 sampai 2010, tercatat sebanyak 7 perusahaan, dengan sempelnya berjumlah 7 perusahaan.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan antara ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap struktur modal.
Keywords : ukuran perusahaan, resiko bisnis, tingkat likuiditas, profitabilitas,