Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
RARA , PRAWITASARI KUSUMASTUTI
Subject
P99 Semiotics. Signs and symbols
Datestamp
2014-04-03 09:32:10
Abstract :
Pada penelitian ini yang mendasari peneliti untuk hanya menganalisa
konsep feminisme dari tokoh permpuan yang terdapat dalam iklan tersebut dan
bukan merepresentasikan iklan secara keseluruhan adalah karena tokoh
perempuan dalam iklan Fiesta Ultrasafe Kondom memiliki peran yang sangat
sentral dan menimbulkan tandatanya besar dimana dalam konsep feminisme
seorang perempuan yng seharusnya nampak lemah lembut namun malah
terlihat begitu dominan dan agresif terhadap lawan jenisnya.
Representasi adalah konsep yang menunjuk baik pada proses maupun
produk dari pemaknaan suatu tanda. Representasi juga bisa berarti proses
perubahan konsep-konsep ideologi yang abstrak dalam betuk-bentuk yang
kongkret. Iklan sebagai bahasa memberikan tanda-tanda tempat makna
produksi. citraan visual dalam iklan merupakan konsep yang akan dipertukarkan
dalam proses representasi. Representasi dalam iklan Fiesta Ultrasafe Kondom
versi yesman, terjadi pada tokoh perempuan dalam iklan tersebut.
Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi terhadap representasi kedua
tokoh laki-laki dan perempuan dalam iklan Fiesta Ultrasafe Kondom Versi
yesman di televisi, dapat ditarik kesimpulan bahwa iklan Fiesta Ultrasafe
Kondom Versi yesman di televisi ini sarat akan muatan feminisme. Dari tag line
iklannya, hingga cerita yang dibangun melalui paradigma dan sintagma baik
pada level realitas maupun level representasi.
Iklan televisi iklan Fiesta Ultrasafe Kondom Versi Yesman di televisi ini
dapat mematahkan stereotip di masyarakat bahwa perempuan selalu menjadi
warga kelas dua di belakang laki-laki, namun perempuan juga dapat melakukan
aktivitas sama dengan laki-laki. Model perempuan dalam iklan ini dapat
menunjukkan eksistensinya di dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya
pelengkap atau warga kelas dua. Muatan feminisme yang terkandung dalam
iklan Fiesta Ultrasafe Kondom Versi Yesman di televisi tersebut diharapkan
mampu memberikan pengetahuan pada masyarakat mengenai feminisme,
sekaligus menyadarkan masyarakat bahwa perempuan tidak selalu menjadi
warga kelas dua, namun juga bisa menjadi yang terdepan.