Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana makna yang
dikomunikasikan karikatur pada Rubrik Om Kedip situs Matanews.com edisi 28
September 2011.
Teori yang digunakan adalah semiotik Charles Sanders Peirce yang membagi
antara tanda dan acuannya menjadi tiga kategori yaitu : Ikon, Indeks, Simbol adalah
tanda yang hubungan antara penanda dan penandanya bersifat bersamaan bentuk
alamiah. Kerangka berpikir yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada
Frame of Reference (berdasarkan pengetahuan) serta Field of Experience (latar belakang
pengalaman).
Metode semiotik dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu sebuah
metode yang lebih mudah menyesuaikan bila dalam penelitian ini kenyataannya ganda,
menyajikan secara langsung hubungan antara peneliti dengan objek peneliti, lebih peka
serta dapat menyesuaikan diri dengan banyak pengaruh terhadap pola-pola nilai yang
dihadapi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu data
yang dikumpulkan berupa kata-kata dan gambar.
Hasil yang didapat menandakan bahwa pesan yang disampaikan melalui
penggambaran karikatur tersebut adalah sebuah aspirasi yang sudah tidak dapat didengar
lagi akibat kepentingan- kepentingan untuk memperkaya diri sendiri seperti korupsi dari
dalil pembangunan sebuah gedung yang seharusnya tidak dilakukan karena gedung
yang lama masih bisa dimanfaatkan bahkan masih cukup untuk menampung semua
anggota DPR dan masih layak untuk digunakan.
Kesimpulan penelitian ini, yang menjadi ikondalam karikatur pada Rubrik Om
Kedip di Situs Matanews.com edisi Jumat 28 September 2011 ini ditunjukan dengan
gambarseorang laki ? laki sebagai Dewan Perwakilan Rakyat terlihat bersantai, dengan posisi
kedua tangan menyanggah dibelakang kepala sambil membayangkan gedung DPR baru dengan
ekspresi tersenyum sambil menjulurkan lidah ke samping kiri dengan kedua mata tertutup plester
dan kedua telinga disumbat dengan kayu glondongan Ditambah dengan suasana hati yang
melayang. Dan disebelah kiri laki ? laki tersebut terdapat sosok kecil Om Kedip ikon rubrik
karikatur dalam situs matanews.com dan belasan ikon orang dengan ekspresi kecewa, garang
dan marah sebagai perwakilan masyarakat umum. Yang menjadi indeks dalam penelitian ini
adalah segala bentuk tulisan seperti Tulisan ?TERLALU? dan ?WAKIL KITA TENGAH
MIMPI MEWUJUDKAN ASPIRASINYA SENDIRI?, Plester penutup mata, kayu gelondongan
kecil, dasi berlambangkan gedung DPR lama, dan hati yang bersayap. Sedangkan untuksimbol
adalah Latar belakang gambar karikatur yang berwarna biru, coklat pada plester dan kayu, warna
merah pada hati, tulisan ?terlalu? ??wakil?? dan ??spirasinya??