Abstract :
Model Pendekatan Teori Konsumsi Dalam Membuat Proyeksi
Potensi Dana Pihak Ketiga (DPK) Pada Bank Umum
Di Kota Surabaya
ABSTRAK
Disusun oleh :
0911010049
Dalam aktivitas perekonomian suatu negara, pola konsumsi mempunyai
peran penting di dalamnya serta mempuyai pengaruh yang sangat besar terhadap
stabilitas perekonomian. Semakin tinggi tingkat konsumsi, semakin tinggi tingkat
perubahan kegiatan ekonomi dan perubahan dalam pendapatan nasional suatu
negara. Konsumsi keluarga merupakan salah satu kegiatan ekonomi keluarga
untuk memenuhi berbagai kebutuhan barang dan jasa. Dari komoditi yang
dikonsusmi itulah akan mempunyai kepuasan tersendiri. Oleh karena itu,
konsumsi seringkali dijadikan salah satu indikator kesejahteraan keluarga.
Kesejahteraan masyarakat adalah tujuan dan cita-cita suatu negara
Tingkat kesejahteraan suatu negara merupakan salah satu tolak ukur untuk
mengetahui keberhasilan pembangunan di negara tersebut dan konsumsi adalah
salah satu penunjangnya. Makin besar pengeluaran untuk konsumsi barang dan
jasa, maka makin tinggi taraf kesejahteraan keluarga tersebut.
Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh dari 100
responden dan instansi yang terkait yaitu Bank Indonesia dan Badan Pusat
Statistik (BPS) Jawa Timur. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
model analisis regresi sederhana dan uji hipotesis melalui uji-t.
Berdasarkan hasil analisis tersebut didapat Konstanta (?0) : Y = 253874.164
Menunjukkan, Jika Pendapatan (X), konstan, maka Konsumsi (Y) akan
mengalami peningkatan sebesar 253874.164 rupiah. Sedangkan Koefisien Regresi
X1 (?1) : Y = 0,548, Menunjukkan apabila Pendapatan (X) bertambah 1%, maka
konsumsi (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,548 rupiah. Pendapatan (X)
berpengaruh secara nyata terhadap Konsumsi (Y). Artinya apabila tingkat
pendapatan meningkat maka konsumsi juga akan meningkat. Sedangkan bila
pendapatan menurun maka konsumsi juga akan menurun.
Keywords : Konsumsi (Y), Pendapatan (X)