Abstract :
Sejak perekonomian Indonesia mengalami krisis moneter tahun 1997, membangkitkan kesadaran pentingnya Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi ?tulang punggung? perekonomian Indonesia. Khususnya pada Usaha Mikro (UMi) yang menjadi sector usaha yang paling besar konstribusinya terhadap pembangunan nasional, juga menciptakan peluang kerja yang cukup besar. Keberhasilan dari pelaku Usaha Mikro (UMi) dalam mengembangkan usahanya terdapat banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya adalah pencatatan keuangan. Atas dasar pemikiran tersebut penelitian ini
bertujuan untuk memperoleh informasi tentang penerapan pencatatan keuangan di Salon Tamara Sidoarjo.
Penelitian ini merupakan penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif analitik. Data yang dipergunakan adalah data primer yang dilakukan pada waktu interaksi berlangsung di tempat kejadian seperti mengamati, mencatat, analisis
dokumen, hasil pemotretan dan wawancara. Sumber data kedua yaitu data sekunder yang diperoleh dari sumber ? sumber lain yang terkait dengan penelitian, yang diperoleh dari studi kepustakaan. Sedangkan analisis yang digunakan adalah Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan /
Verifikasi.
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa : 1) Tidak ada pemisahan keuangan antara uang usaha dengan uang pribadi, namun mampu untuk mengendalikan biaya
2) Walaupun bentuk pencatatan keuangan sangat
sederhana, tetapi usaha salon masih bisa bertahan sampai sekarang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa walaupun belum melakukan pencatatan keuangan yang benar, pemilik salon mampu untuk mengendalikan biaya dan terbukti sampai sekarang usaha salon masih bisa bertahan.
Keywords : Usaha Mikro (UMi) dan Pencatatan Keuangan