Abstract :
PENGGUNAAN INFORMASI KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI
KEUNTUNGAN INVESTASI BAGI INVESTOR PADA
PERUSAHAAN AUTOMOTIVE AND COMPONENTS
YANG GO PUBLIC DI BEI
Punky Priaditama
Abstrak
Pasar modal adalah tempat pertemuan antara pencari dana (emiten) dan
penanam modal (investor). Di tempat inilah para pelaku pasar yaitu individuindividu
atau badan usaha yang memiliki kelebihan dana melakukan investasi
dalam surat berharga yang ditawarkan oleh emiten. Sebaliknya perusahaan yang
membutuhkan dana menawarkan surat berharga dengan cara listing terlebih
dahulu pada badan otoritas di pasar modal sebagai emiten. Pada dasarnya, pasar
modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan
jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang maupun
modal sendiri. Tujuan penelitian ini adalah menguji apakah laba bersih, piutang,
dan persediaan merupakan prediktor keuntungan investasi (laba per lembar
saham) di masa mendatang.
Variabel penelitian terdiri dari Perubahan Laba Bersih (X1), Perubahan
Piutang (X2) dan Perubahan Persediaan (X3), dan Laba Per Lembar Saham (Y).
Populasi penelitian ini adalah data laporan keuangan perusahaan Automotive and
Components yang Go Public dan terdaftar didalam Bursa Efek Indonesia pada
tahun 2005 ? 2009 dan tercatat ada 13 Perusahaan. Teknik penentuan sampel
menggunakan purposive sampling yaitu penentuan sampel berdasarkan ciri yang
dimiliki oleh sampel dari populasi, sehingga sampel dalam penelitian ada 5
perusahaan Automotive and Components yang Go Public dan terdaftar didalam
Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 ? 2009 sedangkan teknik analisis yang
digunakan adalah regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa Perubahan Laba
Bersih berpengaruh positif dan signifikan, Perubahan Piutang berpengaruh negatif
dan signifikan dan Perubahan Persediaan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Laba Per Lembar Saham sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis
pertama yaitu Perubahan laba bersih, Perubahan piutang dan Perubahan
persediaan berpengaruh terhadap laba per lembar saham terbukti kebenarannya
dan untuk hipotesis yang kedua yaitu laba bersih merupakan variabel bebas yang
berpengaruh dominan terhadap laba per lembar saham tidak terbukti
kebenarannya. Berdasarkan hasil pengujian di hasilkan bahwa variabel bebas yang
dominan berpengaruh terhadap laba per lembar saham adalah variabel Perubahan
piutang.
Keyword: Perubahan Laba Bersih, Perubahan Piutang, Perubahan Persediaan
dan Laba Per Lembar Saham