Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Ary , Mukty Lauhatta
Subject
HG4001 Finance management. Business Finance. Corporation finance
Datestamp
2014-04-15 07:09:32
Abstract :
ANALISIS PERBEDAAN ANTARA LABA AKUNTANSI DAN LABA FISKAL
TERHADAP PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR (FOOD
AND BEVERAGE, FARMASI, OTOMOTIF, ROKOK, SERTA KOSMETIK DAN
KEPERLUAN RUMAH TANGGA) YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK
INDONESIA
Oleh
ABSTRAK
Informasi yang terkandung dalam laba memiliki peran penting dalam menilai kinerja
perusahaan. Laba yang berkualitas adalah laba yang dapat mencerminkan kelanjutan laba
(sustainable earning) di masa depan, yang ditentukan oleh komponen akrual dan kas dan
dapat mencerminkan kinerja keuangan perusahaan sesungguhnya. Laba merupakan salah satu
pertimbangan utama bagi para investor untuk menanamkan dananya pada suatu perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa peran dari book-tax differences yang
mengindikasikan persistensi laba untuk satu periode ke depan. Penelitian ini juga meneliti
pengaruh dari jenis-jenis book-tax differences, yaitu large (positive atau negative) book-tax
differences apakah mempunyai persistensi laba yang lebih rendah dari small book-tax
differences.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan
perusahaan food and beverage, farmasi, otomotif, rokok, serta kosmetik dan keperluan rumah
tangga yang telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2007-2010 sebanyak 47
perusahaan. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan
demikian jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 37 perusahaan food and
beverage, farmasi, otomotif, rokok, serta kosmetik dan keperluan rumah tangga.
Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa perusahaan dengan large positive book-tax differences mempunyai
persistensi laba yang lebih rendah yang disebabkan komponen akrualnya dibanding
perusahaan dengan small book-tax differences sedangkan perusahaan dengan large negative
book-tax differences tidak mempunyai persistensi laba yang lebih rendah yang disebabkan
komponen akrualnya dibanding perusahaan dengan small book-tax differences.