DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Semangat Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Ksp Mitra Asy-Syifa Kabupaten Pati
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Alaydrus, Mohammad Zein
Subject
Teori Ekonomi 
Datestamp
2016-06-28 01:50:35 
Abstract :
Kinerja karyawan sangat berpengaruh terhadap sebuah organisasi. Karakter dan potensi dari seorang karyawan dalam bekerja dapat terlihat dari kemampuan mereka dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Upaya peningkatan kinerja karyawan salah satunya adalah dengan memperhatikan budaya organisasi. Budaya organisasi dan semangat kerja merupakan suatu dorongan atau rangsangan yang dapat mempengaruhi perilaku karyawan, dalam hal iniperilaku yang dimaksud adalah kegiatan yang harus dilakukan karyawan untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Dengan budaya organisasi dan semangat kerja maka karyawan dapat meningkatkan dan memperbaiki kinerjanya. Berkaitan dengan hal tersebut maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut: Apakah ada pengaruh budaya organisasi dan semangat kerja terhadap kinerja karyawan KSP Mitra Asy-Syifa. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara budaya organisasi dansemangat kerja terhadap kinerja karyawan KSP Mitra Asy-Syifa. Variabel dalam penelitian ini adalah meliputi: budaya organisai dan semangat kerja sebagai variable independen dan kinerja karyawan sebagai variable dependen. Jenis datanya meliputi data kuantitatif dan kualitatif, sumber datanya meliputi data primer dan data sekunder, sampelnya sebanyak 53 responden, pengumpulan datanya menggunakan kuesioner, pengolahan datanya meliputi: coding, editing, tabulating, dan scoring. Uji instrumen data dengan validitas dan reliabilitas. Analisis datanya dengan menggunakan analisis tabulasi silang (crosstab) dengan chi-square. Berdasarkan analisis data di atas diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: 1. Diperoleh nilai t hitung1,777 > t tabel 1.675, maka variable budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan berasosiasi erat (bermakna). Diperoleh nilai t hitung 2,505 > t tabel 1.675, maka variable semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan berasosiasi erat (bermakna). 2. Dari seluruh hubungan yang ada, keterkaitan yang paling erat (bermakna) adalah keterkaitan antara semangat kerja dan kinerja karyawan berasosiasi paling erat (bermakna) sebesar2,505. 
Institution Info

Universitas Muria Kudus