Abstract :
Pasar modal mempunyai peranan penting bagi banyak pihak, khususnya
bagi badan usaha dan investor. Indikator penting dalam mempelajari tingkah laku
pasar bagi investor adalah dengan melihat perkembangan harga saham, harga
saham merupakan indikator keberhasilan pengelola perusahaan dimana kekuatan
pasar ditunjukkan dengan transaksi perdagangan pada hasil pengamatan para
investor terhadap prestasi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Harga
saham suatu perusahaan selalu mengalami pergerakan naik atau turun. Pergerakan
pada harga saham inilah yang dapat memberikan keuntungan bagi para investor.
Oleh karena itu, para investor sangat membutuhkan informasi mengenai faktor-
faktor yang dapat mempengaruhi harga saham baik secara langsung maupun tidak.
Variabel penelitian adalah Arus kas dari aktivitas operasi (X1), Arus kas
dari aktivitas Investasi (X2), Arus kas dari aktivitas pendanaan (X3), Laba Bersih
(X4), Harga Saham (Y). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah
perusahaan pertambangan yang telah terdaftar pada PT. Bursa Efek Indonesia
pada periode 2008-2011 sebanyak 34 perusahaan pertambangan. Jumlah sampel
sebanyak 8 perusahaan pertambangan dengan metode purposive sampling. Data
yang digunakan adalah data kuantitatif. Dan teknik pengolahan data yang
diperoleh dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda serta untuk
mengetahui pengaruhnya digunakan uji F dan uji t.
Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda dapat disimpulkan bahwa
hipotesis penelitian ini ?Terdapat pengaruh kandungan informasi arus kas operasi,
arus kas investasi, arus kas pendanaan dan laba bersih terhadap harga saham
perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)? tidak
terbukti kebenarannya.