Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penyusunan
anggaran daerah atau APBD terkait dengan penerapan pengelolaan keuangan
daerah oleh Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan kependudukan Provinsi Jawa
Timur.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan
pendekatan fenomenologi. Informan ditentukan dengan teknik snow ball, yaitu
penggalian data melalui wawancara mendalam dari satu responden ke responden
lainya dan seterusnya sampai peneliti tidak menemukan informasi baru lagi,
jenuh. Analisis data mengunakan metode miles dan hubeman yaitu: data
reduction, data display dan conclusiv drawing. Fokus yang diteliti dalam
penelitian ini adalah proses penyusunan anggaran daerah atau APBD di Dinas
Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur mulai dari
mekanisme perencanaan sampai pada proses penganggaran.
Hasil dari penelitian ini adalah Mekanisme perencanaan dan
penganggaran Disnakertransduk terbentuk dari suatu kebijakan yang sudah
terencana dan terorganisir (Arah Kebijakan) yang berasal dari usulan-usulan
APBD tahun lalu yang diangkat dan diterapkan dalam APBD tahun berikutnya
yang kemudian dijabarkan sesuai program prioritas sementara dan tupoksi
masing-masing SKPD di dalam rencana strategi (RENSTRA) dengan mengilhami
persamaan persepsi rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) agar sejalan
dengan visi misi pembangunan provinsi jawa timur. Selain itu Disnakertransduk
bukan hanya sebagai Koordinator, Regulator dan Fasilitator bagi SKPD
kabupaten/kota atau Pemerintah Tingkat II tetapi di dalam penerapannya di
lapangan terkadang Disnakertransduk juga selain berkerjasama dengan SKPD
kabupaten/Pemerintah tingkat II juga kerap bersentuhan langsung dengan lapisan
masyarakat dalam pelaksanaan teknisnya.