Abstract :
Perencanaan pabrik Isopropyl Alkohol ini diharapkan dapat berproduksi
dengan kapasitas 30000 ton/tahun dalam bentuk cair. Pabrik beroperasi secara
continuous selama 330 hari dalam setahun.
Propilen dari tangki penampung dikompresikan ke heater sampai suhu
160
o
C, bersama-sama dengan air proses dikompresikan ke heater sampai suhu
160
o
C menuju reaktor. Di dalam reaktor terjadi reaksi antara propilen dan air
dibantu katalis resin asam sulfat pada suhu 160
o
C dan tekanan 60 atm.
Dari reactor hasil dialirkan oleh expansion valve dan tekanan diturunkan
dari 60 atm menjadi 1 atm menuju separator. Di separator pada suhu 40
o
C terjadi
pemisahan antara gas dan liquid. Gas buang di tamping d propylene recovery,
sedangkan liquid di pompakan dan dipanaskan oleh heater destilasi sampai suhu
80
o
C. Dari heater destilasi liquid dimurnikan lagi ke destilasi I. Komponen yang
mempunyai titik didih rendah akan menguap terlebih dahulu dan menuju ke atas,
sedangkan komponen yang mempunyai titik didih tinggi akan dipanaskan di
reboiler dan dialirkan masuk ke destilasi I. Di dalam destilasi akan terjadi kontak
anatara liquid dan uap. Produk atas akan didinginkan oleh cooler sampai suhu 35
o
C, menuju tangki penampung DIPE . Sedangkan bottom menuju kolom destilasi
II untuk mendapatkan produk isopropyl alcohol dengan kemurnian 98%. Produk
atas dari destilasi II didinginkan oleh cooler sampai suhu 35
o
C menuju tangki
Isopropyl alcohol, sedangkan produk bawah akan didinginkan oleh cooler
sampai suhu 35
o
C menuju tangki penampung air.
Pendirian pabrik berlokasi di Kec.Plaju, Sumatra Selatan dengan ketentuan :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
Sistem Organisasi : Garis dan Staff
Jumlah Karyawan : 140 orang
Sistem Operasi : Continuous
Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Analisa Ekonomi :
Ø Massa konstruksi : 1 tahun
Ø Umur pabrik : 10 tahun
Ø Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 670,923,967,011
Ø Working Capital Investment (WCI) : Rp. 156,854,861,904
Ø Total Capital Investment (TCI) : Rp 827,778,828,915
Ø Biaya Bahan Baku : Rp 623,719,138,615
Ø Biaya Utilitas : Rp. 6,547,748,183
Ø Biaya Produksi Total : Rp. 909,038,872,508
Ø Hasil Penjualan Produk : Rp 1,248,272072,478
Ø Internal Rate of Return : 32%
Ø Rate of Investment : 28%
Ø Pay Out Period : 3.15tahun
Ø Break Even Point (BEP) : 28.8 %