Abstract :
Perusahaan Manufakturmerupakanperusahaan Yang Paling Besarterkenadampakkrisisekonomi Global Dibandingkansektorlainnya.Potensikebangkrutan Yang Mungkinterjadipadaperusahaanakanmemberikankekhawatiranbagimanajemen, Karyawan, Investor, Dankreditor. Analisiskebangkrutandilakukanuntukmemperolehperingatanawalkebangkrutan.Dengananalisistersebutperusahaandapatmengevaluasikinerjakeuangannya, Sehinggadapatmempermudahmelakukanperbaikan.
Penelitianinibertujuanuntukmengetahuianalisisprediksikebangkrutanperusahaanmenggunakan Model Zmijewski (X-Score) Padaperusahaanmanufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014. Populasidalampenelitianiniadalahsemuaperusahaanmanufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014.Teknikpengambilansampel Yang Digunakanadalahpurposive Samplingdandiperolehsampelsebanyak 18 Perusahaan Yang Akanmenjadiobjekpenelitian. Metodepenelitianmenggunakananalisiskuantitatifdananalisiskebangkrutan Model Zmijewski (X-Score).
Hasildaripenelitianinimenunjukkanbahwatahun 2012-2014, 1)Sektorindustridasardankimiaterdapat: 1 Perusahaan Yang Diprediksibangkrutkarenamemiliki X-Scorelebihdari 0 Dan 8 Perusahaan Yang Diprediksisehatdengan X-Scorekurangdari 0. 2) Padasektoranekaindustriterdapat: 3 Perusahaan Yang Diprediksisehatkarenamemiliki X-Scorekurangdari 0. 3) Sedangkanpadasektorindustribarangkonsumsiterdapat: 6 Perusahaan Yang Diprediksisehatdengan X-Scorekurangdari 0.