Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik dewan komisaris, growth opportunities, risiko litigasi, tingkat kesulitan ekonomi, struktur kepemilikan manajerial dan kontrak hutang terhadap akuntansi konservatisme pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2011-2014. Populasi dalam penelitian ini 142 perusahaan manufaktur dan sampel penelitian sebanyak 25 perusahaan dengan 4 tahun pengamatan sehingga total sampel sebanyak 100 perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS release 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth opportunities dan resiko litigasi berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan karakteristik dewan komisaris, tingkat kesulitan ekonomi, struktur kepemilikan manajerial dan kontrak hutang berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi.