Abstract :
Penelitian ini didasarkan atas upaya pemerintah dalam meningkatkan program
Keluarga Berencana yang dikhususkan untuk pria agar ikut berpartisipasi melalui KB
yang telah disediakan guna membantu kesehatan reproduksi bagiwanita. Pemilihan
alat kontrasepsi yang telah disediakan oleh pemerintah ada dua yang di kususkan
untuk pria, yaitu kondom dan KB mantap yaitu Vasektomi. tujuan dilakukan kegiatan
ini adalah untuk melihat bagai mana partisipasi pria di Kecamatan Pakal Kota
surabaya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan diskriptif kualitatif dengan
teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi serta
dokumentasi. Sampel atau informan dalam penelitian ini adalah anggota PLKB, ketua
paguyuban, anggota paguyuban, dan masyarakat yang belum mengikuti Vasektomi.
teknik menentukan informasi penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling,
dan analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis model interaktif (milles
dan huberman). Keabsahan data dalam penelitian ini meliputi derajat kepercayaan,
keteralihan, kebergantungan, dan kepastian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan partisipasi pria
dalam mengikuti kegiatan KB pria (Vasektomi) di kecamatan pakal kota surabaya
belum optimal. Hal ini dibuktikan dari data statistik pada tahun 2012 jumlah peserta
Vasektomi berjumlah 126 orang namun pada tahun 2013 mengalami penurunan
menjadi 14 orang saja. Hal ini dikarenakan tidak terlaksananya kegitan promosi
dengan maksimal,berkurangnya jumlah calon akseptor dikarenakan telah terserap
pada tahun 2012, banyaknya calon akseptor yang tidak memenui sarat kesehatan,
kurangnya pemberian informasi yang memadai kepada calon aseptor, jarak dan
transporttasi yang kurang memadai untuk di jangkau calon akseptor, materi yang
diberikan kurang memadai didalam penyampaiannya, dan pemahaman dari calon
akseptor yang kurang memadai.
Keyword: upaya peningkatan partisipasi pria