Abstract :
Perubahan-perubahan yang terjadi lingkungan bisnis menyebabkan
perusahaan-perusahaan memikirkan kembali usaha-usaha perusahaan untuk dapat
meningkatkan produktivitas perusahaan. Di samping itu, perusahaan juga harus
memikirkan cara-cara baru agar perusahaan tetap memiliki keunggulan kompetitif
untuk dapat bersaing dengan perusahaan yang lainnya terutama di pasar global.
Sistem Just-In-Time memberikan peluang untuk dapat meningkatkan
produktivitas dan mengeliminasi biaya-biaya yang dirasa tidak diperlukan. Maka,
perusahaan bisa mengatasi pemborosan-pemborosan yang selama ini terjadi
dengan menggunakan sistem produksi tradisional.
Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan survey secara langsung
pada objek penelitian. Survey ini bertujuan agar peneliti akan mampu lebih
berinteraksi dengan objek secara interakti agar dapat lebih memudahkan dalam
memahami realitas obyek penelitian. Kemudian dari data yang diperoleh selama
survey beserta dokumentasi data perusahaan, akan diperoleh suatu gambaran
secara jelas yang akan memudahkan peneliti dalam menyelesaikan permasalahan
yang terjadi pada perusahaan tersebut. Teknik analisis data yang digunakan adalah
teknik analisis kualitatif mengikuti konsep Miles and Huberman serta Spradley.
Hasil penelitian ini terbukti kebenarannya bahwa dengan menggunakan
sistem produksi Just-In-Time, maka akan dapat meningkatkan produktivitas
perusahaan. Hal ini dapat dilihat pada (Tabel 5.22. s.d Tabel 5.27.) yang
menunjukkan perbandingan efisiensi biaya bahan baku menggunakan kebjakan
secara tradisional ataupun menggunakan kebijakan Just-In-Time. Apabila biaya
dan waktu dapat diminimalisasikan, maka produktivitas perusahaan akan dapat
ditingkatkan, kualitas produk juga meningkatkan, beserta kemampuan labanya.