Abstract :
Dalam rangka mendukung perkembangan dan penyerapan materi akuntansi
oleh para mahasiswa dibutuhkan pendidikan yang baik. Profesi akuntansi dihasilkan
melalui pendidikan S1. Pada jenajgan pendidikan ini mahasiswa dituntut untuk
menguasai Pemeriksaan Akuntansi II yang lebih dikenal Auditing sebagai salah satu
mata kuliah pokok. Namun kenyataannya yang terjadi, prestasi belajar yang dicapai
oleh mahasiswa kurang optimal. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa
yang mengambil ujian perbaikan mata kuliah pemeriksaan akuntansi II. Oleh karena
itu diharapkan dengan tujuan untuk mengubah prestasi belajar X1-X4 terhadap Y.
Sample yang diambil adalah progdi akuntansi Universitas Pembangunan
Nasional ?Veteran? Jawa Timur dengan teknik pengambilan sample probability
sampling, yang digunakan sejumlah 56 orang. Variabel penelitian yang digunakan
adalah prestasi belajar sebagai kebiasaan belajar, kebiasaan mengikuti kuliah, metode
pengajaran dan lingkungan sebagai variabel bebas serta variabel terikat.
Berdasarkan hasil linier berganda menyebutkan bahwa kebiasaan belajar,
metode pengajaran dan lingkungan tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar,
sedangkan kebiasaan mengikuti kuliah berpengaruh terhadap prestasi belajar