Abstract :
Dalam menjalankan otonomi daerah, setiap kabupaten/kota atau propinsi dituntut untuk menjalankan tiga prinsip otonomi daerah yaitu luas, nyata dan bertanggungjawab. Peningkatan kemakmuran masyarakat daerah sangat membutuhkan dukungan baik moril maupun materil dari pemerintah daerah sebagai motor penggerak pembangunan. Hal ini terealisasi dalam bentuk pendapatan asli daerah.
Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder yang di peroleh dari Badan Statistik Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten Pasuruan dalam angka selama 10 tahun mulai dari tahun 1998-2008. Data yang dianalisis menggunakan model regresi linier berganda yaitu suatu analisis untuk mengetahui masing-masing variable bebas (X) terhadap variable terikat (Y) baik secara simultan maupun secara parsial.
Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis di peroleh Fhitung sebesar 15,209>Ftabel = 4,53 yang berarti secara simultan ke empat variable bebas berpengaruh secara simultan dan nyata terhadap PAD di kabupaten Pasuruan.
Pengujian secara parsial diperoleh t hitung untuk (X1), sebesar -2,576>t table sebesar -2,447 yang berarti variable (X1) berpengaruh signifikan terhadap variable terikat Y. Untuk (X2) t hitung 0,157