Abstract :
Masih banyak kelemahan yang dihadapi UKM di Indonesia, kelemahan itu
antara lain disebabkan rendahnya pendidikan, kurangnya pemahaman terhadap
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dari manajer pemilik dan karena tidak
adanya peraturan yang mewajibkan penyusunan laporan keuangan bagi UKM
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
membuktikan secara empiris adanya pengaruh antara pendidikan pemilik,
Karakteristik kualitatif laporan keuangan, dan jenis laporan keuangan
berpengaruh terhadap kebutuhan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) bagi
Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Penelitian ini menggunakan model persamaan regresi linier berganda
yang terdiri dari tiga variabel bebas dan satu variabel terikat yaitu kebutuhan SAK
bagi UKM (Y), pendidikan pemilik (X1), karakteristik kualitatif laporan keuangan
(X2) dan jenis laporan keuangan (X3). Populasi dalam penelitian ini sebesar 25
pemilik Usaha Kecil dan Menengah khususnya Sentra Industri Marmer / Onix
yang tersebar di wilayah Desa Gamping Kec. Campurdarat Kab. Tulungagung.
Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam peneltian ini adalah teknik
sensus dimana semua anggota populasi dijadikan sampel.
Kesimpulan yang diperoleh dari analisis regresi linier berganda pada
penelitian ini adalah variabel pendidikan pemilik (X1) dan jenis laporan keuangan
(X3) memiliki pola hubungan yang searah (positif) dengan kebutuhan SAK,
sedangkan variabel karakteristik kualitatif laporan keuangan (X2) memiliki pola
hubungan yang berlawanan (negatif) dengan kebutuhan SAK.