Abstract :
Cookies adalah sejenis biskuit dari adonan lunak, berlemak tinggi, renyah,
dan bila dipatahkan penampang potongannya bertekstur kurang padat (Wijaya dan
Aprianita, 1992). Cookies pada umumnya berwarna coklat keemasan, permukaan
agak licin, bentuk dan ukurannya seragam, berwarna putih kekuningan, kering,
renyah dan ringan serta aroma yang menyenangkan. Sebagai usaha untuk
menambah nilai nutrisi pada cookies, bahan baku cookies dapat digantikan
sebagian dengan bahan baku lain yaitu kulit buah pepaya. Permasalahan yang
timbul dalam pembuatan cookies dengan substitusi kulit buah pepaya adalah tidak
dapat membentuk tekstur seperti gluten sehingga cookies yang dihasilkan bertekstur
tidak remah. Untuk menghasilkan cookies dengan tekstur yang baik maka
ditambahkan kuning telur dimana kuning telur merupakan emulsifier yang dapat
memperbaiki tekstur dan memberi warna yang baik. Karena adanya emulsifier yang
mempunyai peran dapat menghasilkan cookiesyang remah, renyah dan
memperbaiki tekstur (Manley, 1983).Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui
pengaruh substitusi kulit buah pepaya dan penambahankuning telur terhadap
kualitas cookies yang dihasilkan danmenentukan kombinasi perlakuan terbaik antara
substitusi kulit buah pepaya dan penambahan kuning telur sehingga dihasilkan
cookies dengan kualitas baik dan disukai konsumen.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun
secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan diulang 3 kali. Faktor I adalah substitusi
kulit buah pepaya 10%, 20%, 30% dan faktor II adalah penambahan kuning telur
5%, 10%, 15%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah pada
perlakuan substitusi kulit buah pepaya 30% dan penambahan kuning telur 15% yang
menghasilkan cookies dengan kriteria kadar air2,823%, kandungan ?-karoten
20,665µg/100g, aktivitas antioksidan 30,311%, kadar serat 7,505%, kadar lemak
14,696%, organoleptik warna 122,5, rasa 80,5 dan tekstur 86. Secara finansial
proyek pendirian perusahaan produk cookies dari perlakuan terbaik ini layak
dilaksanakan karena memiliki nilai ekonomis sebagai berikut : BEP = Rp
88.049.995,79atau 27,52%NPV = Rp.19.260.771; Payback Period = 4,1 tahun;
Gross B/C = 1,0282 dan IRR = 15,652%
Kata kunci: Cookies, kulit buah pepaya, kuning telur.