Abstract :
Makanan Pendamping ASI (MP ? ASI) adalah makanan yang diberikan
pada bayi diatas 6 bulan, karena sejak usia 6 bulan asupan gizi tidak cukup
hanya mengandalkan air susu ibu. MP ? ASI dalam bentuk cookies diharapkan
dapat mendampingi ASI dalam memenuhi kebutuhan gizi bayi. Cookies bayi
dapat disubstitusi dengan bahan yang kaya akan protein dan energi seperti
beras merah dan kacang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mempelajari pengaruh proporsi tepung komposit (terigu, kacang merah, beras
merah) terhadap kualitas fisikokimia cookies makanan pendamping ASI, dan
menentukan formulasi terbaik dari beberapa kombinasi tepung komposit (terigu,
kacang merah, beras merah) sehingga dihasilkan produk cookies makanan
pendamping ASI dengan kualitas baik dan disukai konsumen.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan satu faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuannya adalah
proporsi tepung kacang merah : beras merah : terigu (45:15:40 ; 40:20:40 ; 35:
25:40 ; 30: 30:40 ; 25: 35:40 ; 20: 40:40).
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa formulasi terbaik adalah
proporsi tepung kacang merah : beras merah : terigu (35 : 25 : 40) yang
menghasilkan cookies dengan komposisi kadar air 4,777%, kadar abu 2,217%,
kadar protein 10,146%, kadar lemak 17,687%, kadar serat kasar 0,74%, kadar
karbohidrat 68,131%, kandungan energi 460,246 kal, densitas kamba 0,65 g/ml,
daya patah 0,0108 N/m, kandungan vitamin B1 0,448% dengan nilai total
kesukaan warna 91, rasa 81,5, tekstur 82,5. Setelah dilakukan analisa finansial
diperoleh Break Event Point ( BEP ) = 25,38% atau Rp. 95.737.812,03 atau
3.183,60 /kg Payback period ( PP ) = 4,1 tahun : net present value ( NPV ) = Rp.
6.538.644 : Gross Benefit Cost Ratio = 1,0082 dan Internal Rate Of Return ( IRR
) = 22,48%.
Kata kunci : MP ASI , Cookies, tepung komposit