Abstract :
Dalam menghadapi perkembangan dunia usaha saat ini semakin ketatnya persaingan bisnis menimbulkan masalah-masalah pada perusahaan terutama dalam hal kegiatan operasionalnya. Salah satu kegiatan operasional perusahaan adalah penjualan. Penjualan yang sesuai target atau melebihi target yang
direncanakan dapat menjadi ukuran keberhasilan perusahaan dalam berbisnis untuk itu dibutuhkan pengendalian intern yang memadai. Penelitian ini merumuskan masalah mengenai apakah struktur organisasi, sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, praktek yang sehat serta karyawan yang cakap berpengaruh terhadap efektivitas penjualan pada PT. Satya Mandiri Motor.
Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empiris dan membuktikan adanya pengaruh antara struktur organisasi, sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, praktek yang sehat serta karyawan yang cakap berpengaruh terhadap efektivitas penjualan.
Variabel yang digunakan adalah Struktur Organisasi (X1), Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan (X2), Praktek yang Sehat (X3), dan Karyawan yang Cakap (X4) terhadap Efektivitas Penjualan (Y). Skala dalam penelitian ini
yaitu skala likert. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 karyawan bagian penjualan pada PT. Satya Mandiri Motor. Teknik analisis yang digunakan yaitu Partial Least Square (PLS).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel Struktur Organisasi dan Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap Efektivitas Penjualan, sedangkan variabel Praktek Yang Sehat dan Karyawan Yang Cakap mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Efektivitas Penjualan. Seluruh variabel teruji kebenarannya.
Kata kunci : Struktur Organisasi , Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan, Praktek Yang Sehat dan Karyawan yang Cakap, dan Efektivitas Penjualan