Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
BUYUNG , HADY SAPUTRA
Subject
TH845 Architectural engineering. Structural engineering of buildings
Datestamp
2014-04-21 03:09:31
Abstract :
Surabaya sebagai salah satu kota yang berkembang pesat setelah Jakarta,
memiliki angka urbanisasi yang tinggi. Tujuan mereka masuk ke Surabaya adalah
karena membaiknya fasilitas Surabaya dalam bidang pekerjaan. Namun pada
kenyataan, membaiknya fasilitas dalam bidang pekerjaan, tidak dibarengi oleh
membaiknya upah yang akan mereka terima. Minimnya upah yang diterima,
menyebabkan para buruh tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari,
termasuk kebutuhan akan tempat tinggal. Kebutuhan tempat tinggal yang
dibutuhkan oleh buruh pabrik, mendorong PT. JAMSOSTEK yang bekerja sama
dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk menyediakan rusunawa bagi para buruh
tersebut.
Perencanaan pembangunan Rusunawa ini menggunakan dua metode
pengumpuan data. Yang pertama menggunakan refrensi dari beberapa literatur
tentang peraturan pembangunan rusun dan persyaratan teknis pembangunan
rumah susun. Kemudian menggunakan Studi Kasus sebagai media pertimbangan
mendesain dalam menentukan luasan ruang yang optimal dalam sebuah rusun, dan
menghadirkan fasilitas pendukung untuk menunjang kebutuhan penghuni dalam
sebuah kompleks rumah susun. Metode perancangan yang digunakan dalam
merancangan bangunan Rusunawa ini menggunakan teori fungsi (Stieglitz ;
dalam, Afifah Harisah & Sudaryono Sastrosasmito, 2007). Dimana teori fungsi
tersebut digunakan dengan tujuan memenuhi beberapa kriteria, diantaranya murah
(pemilihan bahan material dan biaya sewa), nyaman dari segi psikologis
(penghawaan, pencahayaan, bebas polusi suara dan udara), dan aman (kebutuhan
bagi buruh yang bekerja dengan sistem sift).
Hasil dari perancangan ini menghadirkan Rusunawa yang mampu mewadahi
kebutuhan buruh akan tempat tinggal yang murah ; dengan pemilihan material
yang murah namun sesuai standart konstruksi, dan pembangunan unit hunian
tanpa sekat sehingga dapat meminimalisir biaya pembangunan, nyaman ;
meminimalisir gangguan polusi udara dan polusi suara akibat aktifitas pabrik , dan
aman ; menata massa bangunan dengan tidak menghadirkan gang-gang sempit
dan kemudahan pencapaian massa hunian. Perancangan ini juga menghadirkan
beberapa fasilitas pendukung berupa taman kanak-kanak, pujasera, toserba, dan
balai kesehatan.
Kata Kunci : Murah, Nyaman, Aman.