Abstract :
Adanya namabaik dan kepercayaan public, menuntut adanya suatu laporan auditan,
dimana auditor dapat mempertanggungjawabkan kebenaran atas opini laporan auditan. Hal
ini mengakibatkan permintaan akan audit laporan keuangan yang semaki nmeningkat.
Kebutuhan atas informasi keuangan yang akan di publikasikan pada bursa efek memicu
manajemen mungkin perlu menyeimbangkan manfaat relative antara pelaporan tepat waktu
dan ketentuan informasi andal. Perbedaa nwaktu antara tanggal laporan keuangan dengan
tanggal opini audit dalam laporan keuangan mengindikasikan tentang lamanya waktu
penyelesaian audit yang dilakukan oleh auditor. Perbedaan waktu inid alam audit sering
dinamai dengan audit delay. Adanya audit delay merupakan hasil pekerjaan professional oleh
seoranga uditor , dimana hasil laporan keuangan auditan tersebut akan digunakan oleh pihak
eksternal sehingga ada kemungkinan berdampak pada reaksi pasar sehingga berdampak pada
harga saham suatu perusahaan. Sampel penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 dan memiliki laporan auditan. Dari
hasil analsis dengan menggunakan metode analisis regresi berganda dapat dengan variable
tingkat profitabilitas (TPROF) dan perubahan auditor (CHANGE) tidak berpengaruh
signifikan terhadap Audit Delay (DELAY). Sementara variable proporsi hutang (DEBT)
berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay (DELAY).