Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Prima , Pieter Prasetyo
Subject
HG4001 Finance management. Business Finance. Corporation finance
Datestamp
2014-05-06 02:53:03
Abstract :
Perusahaan perbankan adalah perusahaan yang berfungsi sebagai penghimpun
dan penyalur dana masyarakat. Sedangkan pasar modal adalah juga sebagai lembaga
pengumpul modal dan mobilisasi dana. jika perusahaan perbankan menjadi anggota
dalam pasar modal, maka perusahaan perbankan tersebut memiliki hubungan
langsung dengan 2 jenis masyarakat, yaitu nasabah dan investor dalam pasar modal.
Sebelum nasabah menghimpun dana dan investor memupuk modalnya, kebanyakan
mereka melihat terlebih dahulu kondisi perusahaan. Dan laba adalah salah satu hal
yang menjadi indikator untuk melihat kondisi perusahaan. Hal ini memotivasi
manajemen untuk melakukan manajemen laba dengan tujuan meningkatkan atau
menurunkan laba perusahaan. Sayangnya, kebanyakan nasabah dan investor masih
belum paham mengenai konsep dan tujuan manajemen laba ini. Komite audit
diharapkan mampu meminimalisir manajemen melakukan manajamen laba, sehingga
nasabah dan investor tidak merasa dirugikan karena penyajian laba yang tidak
sebenarnya
Variabel dalam penelitian ini adalah jumlah ahli dalam akuntansi dan
keuangan (X1), Jumlah anggota Komite Audit (X2), Jumlah pertemuan komite audit
(X3) dan manajemen laba (Y). Sampel peneltian ini adalah 51 data laporan keuangan
perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun
2009 ? 2011. Sedangkan data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang
digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa
jumlah ahli akuntansi dan keuangan dan jumlah anggota komite audit memberikan
pengaruh yang tidak signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan jumlah
pertemuan komite audit memberikan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen
laba