Abstract :
Jumlah wajib pajak dari tahun ke tahun semakin bertambah. Namun bertambahnya
jumlah wajib pajak tersebut tidak diimbangi dengan kepatuhan wajib pajak dalam
membayar pajak. Masalah kepatuhan tersebut menjadi kendala dalam pemaksimalan
penerimaan pajak. Penelitian ini mengkaji tingkat kepatuhan wajib pajak orang
pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas di Kota Surabaya
dengan menggunakan beberapa variabel bebas seperti kesadaran wajib pajak,
pelayanan fiskus, dan sanksi pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
pengaruh kesadaran wajib pajak, pelayanan fiskus, dan sanksi pajak terhadap
kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan
bebas.
Populasi dalam penelitian ini adalah para wajib pajak orang pribadi yang melakukan
kegiatan usaha dan pekerjan bebas yang ada di Kota Surabaya. Berdasarkan data dari
KPP Pratama Surabaya Mulyorejo, hingga akhir tahun 2012 terdapat 10.540 wajib
pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjan bebas. Tidak
semua jumlah tersebut menjadi obyek dalam penelitian ini guna efisiensi waktu dan
biaya. Oleh sebab itu dilakukan pengambilan sampel. Pengambilan sampel dilakukan
dengan metode accidental sampling. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 99 orang.
Metode pengumpulan data primer yang dipakai adalah dengan wawancara dan
observasi, sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis
regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa
kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib
pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas sedangkan
pelayanan fiskus tidak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang
pribadi yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas.