Abstract :
ABSTRAK
Organisasi yang baik memiliki tujuan dan perusahaan yang ditetapkan ketika
perusahaan berdiri digunakan untuk menjamin kelangsungan hidup perusahaan (going
concern). Hal tersebut tidak berarti hanya untuk perusahaan yang besar saja namun
tetap berpengaruh bagi perusahaan yang masih kecil. Kepuasan kerja yang terbentuk
pada manajer merupakan suatu pertanda awal terhadap pembentukan kinerja. Kinerja
yang dimiliki manajer, dalam hal ini para manajer yang bekerja diperusahaan,
memilikisifat yang dapat berubah karena adanya perubahan struktural dalam
organisasi. Adanya hubungan kepuasan kerja dan kinerja dapat ditunjukkan oleh
pengaruh kepuasan kerja berdasarkan fungsi dan kedudukan manajer dalam
organisasi. Atas dasar permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh motivasi, kepuasan kerja dan pengendalian akuntansi
terhadap kinerja manajerial pada PT Pos Indonesia di Surabaya Timur
Populasi data penelitian ini adalah karyawan PT. Pos Indonesia yang
berjumlah 31 pegawai dengan jumlah sampel 29 responen. Penelitian ini
berlandaskan pendekatan kuantitatif dengan tekhnik analisis regreri linier
berganda.
Setelah mengetahui permasalahan, meneliti dan membahas hasil penelitian
tentang pengaruh Motivasi, Kepuasan kerja dan pengendalian akuntansi terhadap
Kinerja Manajerial maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
Berdasarkan uji F menunjukkan bahwa Motivasi, Kepuasan kerja dan
Pengendalian Akuntansi, berpengaruh terhadap kinerja manajerial, sehingga
model regresi yang dihasilkan adalah cocok atau sesuai dalam menerangkan
kinerja manajerial. Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh
terhadap kinerja manajerial, kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja
manajerial, pengendalian akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial