Abstract :
Pembangunan ekonomi yang dicapai saat ini masih harus menghadapi
berbagai permasalahan, khususnya Negara yang sedang berkembang.
Pembangunan tersebut nantinya memerlukan dana dalam jumlah yang cukup
besar. Salah satu sumber pendanaan tersebut adalah kredit bank. Kredit
dikalangan masyarakat selalu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhannya yang
beraneka ragam sesuai dengan harkatnya yang selalu meningkat, sedangkan
sesuatu kemampuan untuk mencapai sesuatu yang diinginkan sangat terbatas.
Maka dalam penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apakah
penjualan, laba usaha dan nilai jaminan kredit berpengaruh terhadap keputusan
pemberian kredit modal kerja pada PT Bank Rakyat Indonesia Kantor Unit Modo
Lamongan.
Variabel penelitian adalah Penjualan (X1), Laba Usaha (X2), Nilai Jaminan
Kredit (X3) dan Keputusan Pemberian Kredit Modal Kerja (Y). Populasi yang
digunakan adalah permohonan kredit yang diterima Bank Rakyat Indonesia
Kantor Unit Modo Lamongan selama tahun 2012. Jumlah sampel sebanyak 44
debitur dalam bidang perdagangan dengan metode simple random sampling. Data
yang digunakan adalah data sekunder. Dan teknik pengolahan data yang diperoleh
dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda serta untuk mengetahui
pengaruhnya digunakan uji F dan uji t.
Dari analisis secara simultan dinyatakan bahwa variabel Penjualan, Laba
Usaha, dan Nilai Jaminan Kredit berpengaruh terhadap Keputusan Pemberian
Kredit Modal Kerja. Sedangkan dari analisis secara parsial dinyatakan bahwa
variabel Nilai Jaminan Kredit berpengaruh signifikan terhadap Keputusan
Pemberian Kredit Modal Kerja. Sedangkan Penjualan dan Laba Usaha tidak
terbukti berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemberian Kredit Modal
Kerja pada Bank Rakyat Indonesia Unit Modo Lamongan.