Abstract :
Berdasarkan data penjualan data penjualan pada Alfamart Gubeng Kertajaya
3 Surabaya mulai Januari ? September 2012, telah terjadi ketidakstabilan dan
kecenderungan penurunan pada tingkat penjualannya. Kecenderungan penurunan
tingkat penjualan di Alfamart Gubeng Kertajaya 3 Surabaya tersebut didukung oleh
kenaikan jumlah komplain pelanggan dalam setiap bulannya pada Januari ?
September 2012. Terjadinya kecenderungan penurunan pada penjualan serta
kecenderungan meningkatnya jumlah komplain pelanggan di Alfamart Gubeng
Kertajaya 3 Surabaya tersebut mengindikasikan tingkat kualitas layanan yang
diberikan pihak Alfamart kepada pelanggan kurang bagus dan tingkat kepuasan
pelanggan Alfamart yang semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas dengan relationship
marketing dan kepuasan sebagai variabel intervening di Alfamart Gubeng Kertajaya
3 Surabaya.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling
tepatnya purposive sampling yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria- kriteria
tertentu, meliputi: respoden berusia minimal 21 tahun dan respoden pernah belanja
ke Alfamart Gubeng Kertajaya 3 Surabaya minimal 2 kali. Penentuan jumlah sampel
didasarkan pada asumsi SEM bahwa besarnya jumlah sampel yaitu 5-10 kali
parameternya yang di estimasi. Pada penelitian ini ada 20 indikator, sehingga jumlah
sampel yang diestimasi yaitu antara 100-200. Adapun jumlah sampel yang ditetapkan
adalah (20x6) = 120 responden yang merupakan pelanggan di Alfamart Gubeng
Kertajaya 3 Surabaya.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh
terhadap relationship marketing dan kepuasan pelanggan Alfamart Gubeng
Kertajaya 3 Surabaya, serta relationship marketing juga tidak berpengaruh terhadap
loyalitas pelanggan Alfamart Gubeng Kertajaya 3 Surabaya. Sedangkan kepuasan
pelanggan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan pada Alfamart Gubeng
Kertajaya 3 Surabaya.